Tengoklah Capaian PLN! Jelas Beda dengan Garuda Indonesia
Jum'at, 09 Juli 2021 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
Kinerja keuangan PLN jelas bertolak belakang dengan capaian Garuda Indonesia. PLN, katakanlah sejak tahun 2016, selalu menorehkan keuntungan. Tahun 2016 untung Rp10,5 triliun, 2017 untung Rp4,42 triliun, 2018 untung Rp11,6 triliun, dan tahun 2019 untung Rp4,32 triliun.
“Modalnya tidak negatif seperti Garuda. PLN juga mampu membayar kewajiban utang jangka pendek tanpa harus minta talangan pemerintah. PLN juga melakukan pengelolaan utang yang lebih baik dibandingkan Garuda,” kata Feby Tumiwa, pengamat energi, belum lama ini.
Baca juga:Viral Video Ibu Hamil Positif COVID-19 Ditolak Puskesmas Situ Udik, Bupati Bogor Murka
Bandingkan dengan kinerja Garuda Indonesia yang untungnya timbul tenggelam dengan kerugian. Tahun 2016 untung Rp124 miliar, tahun 2017 rugi Rp2,98 triliun, tahun 2018 rugi Rp2,45 triliun, tahun 2019 untung Rp97,72 miliar, dan tahun 2020 rugi Rp35 triliun (belum diaudit).
Yang perlu dicatat adalah PLN memiliki "captive market". Artinya, dalam kondisi apa pun, termasuk pandemi Covid, perseroan akan tetap memiliki "pembeli" listriknya. Hingga tahun lalu, PLN memiliki sebanyak 79 juta pelanggan.
“Modalnya tidak negatif seperti Garuda. PLN juga mampu membayar kewajiban utang jangka pendek tanpa harus minta talangan pemerintah. PLN juga melakukan pengelolaan utang yang lebih baik dibandingkan Garuda,” kata Feby Tumiwa, pengamat energi, belum lama ini.
Baca juga:Viral Video Ibu Hamil Positif COVID-19 Ditolak Puskesmas Situ Udik, Bupati Bogor Murka
Bandingkan dengan kinerja Garuda Indonesia yang untungnya timbul tenggelam dengan kerugian. Tahun 2016 untung Rp124 miliar, tahun 2017 rugi Rp2,98 triliun, tahun 2018 rugi Rp2,45 triliun, tahun 2019 untung Rp97,72 miliar, dan tahun 2020 rugi Rp35 triliun (belum diaudit).
Yang perlu dicatat adalah PLN memiliki "captive market". Artinya, dalam kondisi apa pun, termasuk pandemi Covid, perseroan akan tetap memiliki "pembeli" listriknya. Hingga tahun lalu, PLN memiliki sebanyak 79 juta pelanggan.
(uka)
Lihat Juga :