Nyalakan Listrik 4 Desa di Ketapang, PLN Kucurkan Rp9,2 Miliar
Minggu, 11 Juli 2021 - 21:10 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, Kepala Desa Muntai Wiyono tak dapat menyembunyikan kegembiraannya. "Saya mewakili masyarakat desa berterima kasih kepada PLN yang sudah melistriki desa kami. Dengan adanya listrik, kehidupan kami akan berubah, ekonomi warga pun dengan sendirinya akan tumbuh, anak-anak merasa nyaman belajar di rumah," ungkapnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Rizal, kepala Dusun SP3, Desa Batu Tanda. Menurutnya, sebelum listrik PLN masuk, warga harus menggunakan genset untuk penerangan di malam hari, itupun hanya beberapa jam saja.
Baca Juga: PLN Apresiasi Imbauan Bayar Listrik Tepat Waktu dari Kepala Daerah
"Alhamdulillah setelah masuknya listrik PLN ini, kami sekarang bisa lebih menghemat pengeluaran rutin bulanan untuk membeli solar. Sebelumnya, untuk mengoperasikan mesin genset, kami harus mengeluarkan uang sekitarRp800 ribu setiap bulannya untuk membeli solar, itu belum termasuk biaya perawatan jika sewaktu-waktu ada kerusakan," ungkap Rizal.
Masuknya listrik PLN juga mendukung pertumbuhan perekonomian di desa, hal ini diungkapkan oleh Puryanto, pemilik warung sembako di Desa Batu Tanda. Ia merasa optimistis dengan adanya listrik, usaha yang dijalankannya akan semakin maju dan berkembang.
Hal yang sama juga diungkapkan Rizal, kepala Dusun SP3, Desa Batu Tanda. Menurutnya, sebelum listrik PLN masuk, warga harus menggunakan genset untuk penerangan di malam hari, itupun hanya beberapa jam saja.
Baca Juga: PLN Apresiasi Imbauan Bayar Listrik Tepat Waktu dari Kepala Daerah
"Alhamdulillah setelah masuknya listrik PLN ini, kami sekarang bisa lebih menghemat pengeluaran rutin bulanan untuk membeli solar. Sebelumnya, untuk mengoperasikan mesin genset, kami harus mengeluarkan uang sekitarRp800 ribu setiap bulannya untuk membeli solar, itu belum termasuk biaya perawatan jika sewaktu-waktu ada kerusakan," ungkap Rizal.
Masuknya listrik PLN juga mendukung pertumbuhan perekonomian di desa, hal ini diungkapkan oleh Puryanto, pemilik warung sembako di Desa Batu Tanda. Ia merasa optimistis dengan adanya listrik, usaha yang dijalankannya akan semakin maju dan berkembang.
(fai)
Lihat Juga :