Perusahaan Nasional Lakukan Ekstrak Gabus untuk Pasien Covid-19
Minggu, 11 Juli 2021 - 22:19 WIB
loading...
A
A
A
"Kami berkomitmen akan terus melakukan penelitian dengan memanfaatkan kekayaan alam asli Indonesia dan mendukung peningkatan ekonomi dengan menjadikan obat natural yang siap bersaing di pasar global,” tambah Edward.
Prof. Dr. apt. Syamsudin menyatakan, bahan aktif utama dalam produk Onoiwa MX ini adalah ekstrak ikan gabus, dalam pemrosesan ekstrak tersebut Nucleus Farma menggunakan teknik enzymatic low pressure low temperature. Teknik tersebut adalah paten proses yang dimiliki Nucleus Farma dan belum banyak digunakan oleh produsen lain.
Penggunaan Onoiwa MX sebagai oral albumin tepat digunakan untuk mempertahankan onkotik plasma dan membawa molekul metabolit obat ke dalam sel. Onoiwa MX juga dapat menjadi obat pengganti albumin intravena bagi dokter di unit gawat darurat maupun rawat inap.
“Hal tersebut pun didukung dengan kutipan hasil riset jurnal yang berjudul Serum albumin-mediated strategy for the effective targeting of Sars-Cov2 oleh Pushpendra Mani Mishra pada tahun 2020 bahwa albumin direferensikan sebagai bahan terapi pengobatan Covid-19 karena efektif sebagai penghantar obat untuk menargetkan Sars-Cov2,” ujarnya.
Sementara itu, dr. Lusi Nursilawati Syamsi, Sp.Paru menambahkan, penelitian yang sudah dilakukan bertujuan menguji efektifitas produk Onoiwa MX yang dilakukan terhadap pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Pengujian dengan uji klinis acak terkontrol single blind parallel study pada pasien yang menderita Covid-19, kemudian pasien ditindaklanjuti selama 7 hari setelah dosis terakhir pemberian Onoiwa MX diberikan.
Sebanyak 48 pasien positif Covid-19 dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok pertama diberikan terapi standar hidroklorokuin 2x200 mg, injeksi azitromisin 1x500 mg, oseltamivir 2x75 mg serta injeksi levofloxacin 750 mg dan Onoiwa MX 3x1 selama 7 hari. Sedangkan pasien pada kelompok kedua diberikan hidroklorokuin 2x200 mg, azitromisin 1x500 mg, oseltamivir 2x75 mg serta levofloxacin injeksi ditambah kontrol 750 mg (plasebo) 3 kali sehari selama 7 hari.
Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan tanda-tanda klinis dan vital pada pasien setiap hari sebagai adjuvan pengobatan standar yang diberikan untuk penanganan pasien Covid-19 terkonfirmasi pneumonia sedang dengan dosis 3x1 sachet per hari secara oral selama 7 hari.
Prof. Dr. apt. Syamsudin menyatakan, bahan aktif utama dalam produk Onoiwa MX ini adalah ekstrak ikan gabus, dalam pemrosesan ekstrak tersebut Nucleus Farma menggunakan teknik enzymatic low pressure low temperature. Teknik tersebut adalah paten proses yang dimiliki Nucleus Farma dan belum banyak digunakan oleh produsen lain.
Penggunaan Onoiwa MX sebagai oral albumin tepat digunakan untuk mempertahankan onkotik plasma dan membawa molekul metabolit obat ke dalam sel. Onoiwa MX juga dapat menjadi obat pengganti albumin intravena bagi dokter di unit gawat darurat maupun rawat inap.
“Hal tersebut pun didukung dengan kutipan hasil riset jurnal yang berjudul Serum albumin-mediated strategy for the effective targeting of Sars-Cov2 oleh Pushpendra Mani Mishra pada tahun 2020 bahwa albumin direferensikan sebagai bahan terapi pengobatan Covid-19 karena efektif sebagai penghantar obat untuk menargetkan Sars-Cov2,” ujarnya.
Sementara itu, dr. Lusi Nursilawati Syamsi, Sp.Paru menambahkan, penelitian yang sudah dilakukan bertujuan menguji efektifitas produk Onoiwa MX yang dilakukan terhadap pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Pengujian dengan uji klinis acak terkontrol single blind parallel study pada pasien yang menderita Covid-19, kemudian pasien ditindaklanjuti selama 7 hari setelah dosis terakhir pemberian Onoiwa MX diberikan.
Sebanyak 48 pasien positif Covid-19 dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok pertama diberikan terapi standar hidroklorokuin 2x200 mg, injeksi azitromisin 1x500 mg, oseltamivir 2x75 mg serta injeksi levofloxacin 750 mg dan Onoiwa MX 3x1 selama 7 hari. Sedangkan pasien pada kelompok kedua diberikan hidroklorokuin 2x200 mg, azitromisin 1x500 mg, oseltamivir 2x75 mg serta levofloxacin injeksi ditambah kontrol 750 mg (plasebo) 3 kali sehari selama 7 hari.
Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan tanda-tanda klinis dan vital pada pasien setiap hari sebagai adjuvan pengobatan standar yang diberikan untuk penanganan pasien Covid-19 terkonfirmasi pneumonia sedang dengan dosis 3x1 sachet per hari secara oral selama 7 hari.
Lihat Juga :