Prediksi IHSG, Hari Ini Diramal Menguat di Kisaran 6.027-6.100

Selasa, 13 Juli 2021 - 08:12 WIB
loading...
Prediksi IHSG, Hari...
IHSG diprediksi menguat. Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks diperkirakan akan berada pada kisaran 6.027-6.100.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak bullish setelah berhasil break out bearish trendline dan mencoba menguji upper bollinger bands hingga resistance fractal di 6.117-6.130.

Meskipun demikian momentum pergerakan dari Indikator Stochastic dan RSI memberikan sedikit tekanan yang akan menjadi alasan trader untuk bersikap konsolidasi.

"Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi bergerak mendatar cenderung mencoba menguat atas level MA5 pada support resistance 6.027-6.100," ungkap Lanjar dalam risetnya, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Didorong Sektor Kesehatan, IHSG Konsisten di Zona Hijau

Adapun saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya adalah ASRI, BBNI, INKP, JPFA, KLBF, LSIP, MAIN, MEDC, PWOM, SMRA, TKIM, UNVR.

Sebelumnya, IHSG ditutup naik 38,72 poin atau 0,64 persen ke level 6.078 dengan saham BBCA (+2,5%), ARTO (+4,9%), BBHI (+25,0%), UNVR (+2,8%) dan CPIN (+4,0%) yang menguat menjadi leader pendorong IHSG hingga akhir sesi perdagangan.

Penguatan bursa regional seperti Jepang dan China menjadi salah satu faktor utama setelah penguatan mayoritas saham di Wallstreet akhir pekan lalu yang mengirim kelevel rekor tertinggi baru.

Saham-saham di sektor kesehatan menjadi yang ramai diminati investor setelah adanya izin penjualan vaksin mandiri dan potensi bisnis di sektor kesehatan akibat peningkatan angka covid-19 di Indonesia.

Sementara itu, Bursa Asia mayoritas menguat dipimpin oleh indeks Jepang dengan Nikkei (+2,25%) dan TOPIX (+2,14%) diiringi dengan indeks HangSeng (+0,62%) dan CSI300 (+1,25%) setelah mendapat optimisme dari pencapaian rekor baru di wallstreet pada akhir pekan lalu.

Baca juga: Luhut Ngaku Ditelepon Jokowi Tiga Kali Sehari Cek PPKM Darurat

Serangkaian langkah konkret dari kebijakan bank sentral seperti PBOC bergerak mengambil langkah untuk meningkatkan likuiditas perbankan direspon positif oleh investor di Asia.

Bursa Eropa membuka perdagangan dengan bervariasi. Indeks FTSE (-0,24%) turun sedangkan DAX (+0,24%) dan CAC40 (+0,18%) di zona positif. Saham-saham properti dan utilitas menguat mengimbangi pelemahan saham-saham komoditas dan travel di Eropa.

Futures AS beragam karena investor menunggu musim pendapatan kuartal kedua mulai minggu ini untuk mengukur apakah profitabilitas perusahaan dapat mendukung penilaian ekuitas.

Selanjutnya, investor masih akan tetap khawatir tentang penyebaran varian delta dan perlambatan tingkat vaksinasi, sambil mempertimbangkan kapan Fed akan mulai mengurangi stimulus.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
IHSG Tertekan, Wakil...
IHSG Tertekan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Bersama Rosan Roeslani Sidak ke BEI!
Rekomendasi
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Berita Terkini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved