Perpanjangan PPKM Darurat, Ekonomi RI Kuartal III Diproyeksi Turun
Selasa, 13 Juli 2021 - 13:53 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tangan Masih Diinfus, Abu Janda: Covid-19 Menghancurkan Semangat
"Walaupun misalkan berdarah-darah ekonominya selama diberlakukan pembatasan, tapi kalau kemudian efektif, pandemi turun dan lebih cepat dicabut, maka ekonomi bakal berjalan lagi," tuturnya.
Senada, Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira secara spesifik memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kuartal ke-III bakal terkontraksi. "Pertumbuhan ekonomi di kuartal III dapat terkontraksi hingga -0,5% sebagai batas bawahnya dan di kisaran 2% untuk batas atasnya," jelas dia.
Sebagai informasi, PPKM Darurat akan berakhir dalam sepekan ke depan tepatnya pada 20 Juli mendatang. Kendati demikian, pemerintah mewacanakan untuk memperpanjang dengan pertimbangan masih tingginya angka kasus Covid-19 di Tanah Air.
"Walaupun misalkan berdarah-darah ekonominya selama diberlakukan pembatasan, tapi kalau kemudian efektif, pandemi turun dan lebih cepat dicabut, maka ekonomi bakal berjalan lagi," tuturnya.
Senada, Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira secara spesifik memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kuartal ke-III bakal terkontraksi. "Pertumbuhan ekonomi di kuartal III dapat terkontraksi hingga -0,5% sebagai batas bawahnya dan di kisaran 2% untuk batas atasnya," jelas dia.
Sebagai informasi, PPKM Darurat akan berakhir dalam sepekan ke depan tepatnya pada 20 Juli mendatang. Kendati demikian, pemerintah mewacanakan untuk memperpanjang dengan pertimbangan masih tingginya angka kasus Covid-19 di Tanah Air.
(ind)
Lihat Juga :