PLN Stop Kontrak Baru Pembangunan PLTU di 2022
Rabu, 14 Juli 2021 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
"Semua akan digantikan dengan pembangkit berbasis renewable energy secara bertahap. Kemudian di tahun 2055, PLTU ultra supercritical akan dipensiunkan dengan total kapasitas 5 GW," paparnya.
Dia menuturkan, pembangkit nuklir akan masuk pada tahun 2040 untuk menjaga keandalan sistem seiring perkembangan teknologi nuklir semakin aman. "Phase out seluruh pembangkit PLTU batu bara pada tahun 2056 karena sudah tergantikan oleh EBT," tuturnya.
Baca Juga: Joss! PLN Kasih Harga Spesial, Tambah Daya Cuma Rp202.100
Sementara pengembangan pembangkit energi terbarukan akan mengalami peningkatan besar-besaran mulai tahun 2028 dikarenakan kemajuan teknologi baterai yang semakin murah. Kemudian mengalami kenaikan secara eksponensial mulai tahun 2040.
"Pada tahun 2045, porsi EBT sudah mendominasi total pembangkit. Dekade berikutnya, seluruh pembangkit listrik di Indonesia berasal dari EBT," tandasnya.
Dia menuturkan, pembangkit nuklir akan masuk pada tahun 2040 untuk menjaga keandalan sistem seiring perkembangan teknologi nuklir semakin aman. "Phase out seluruh pembangkit PLTU batu bara pada tahun 2056 karena sudah tergantikan oleh EBT," tuturnya.
Baca Juga: Joss! PLN Kasih Harga Spesial, Tambah Daya Cuma Rp202.100
Sementara pengembangan pembangkit energi terbarukan akan mengalami peningkatan besar-besaran mulai tahun 2028 dikarenakan kemajuan teknologi baterai yang semakin murah. Kemudian mengalami kenaikan secara eksponensial mulai tahun 2040.
"Pada tahun 2045, porsi EBT sudah mendominasi total pembangkit. Dekade berikutnya, seluruh pembangkit listrik di Indonesia berasal dari EBT," tandasnya.
(nng)
Lihat Juga :