Sebelum Borong Saham BUMN Karya, Tunggu Kejelasan Suntikan Modal
Kamis, 15 Juli 2021 - 11:06 WIB
loading...
A
A
A
Reza menyoroti pergerakan market emiten konstruksi sebelumnya, yang juga mendapat sentimen dari rencana PMN. Nah sebelum disuntik PMN, para emiten memakai dana internal mereka atau mencari sumber pendanaan lain.
"Inilah yang menyebabkan emiten konstruksi mengalami kesulitan cashflow. Kalau kita lihat cashflow operasionalnya justru mengalami negatif, karena mereka diharuskan ikut berinvestasi. Bagi emiten konstruksi yang dana internalnya kurang, maka akan menerbitkan pendanaan eksternal seperti obligasi dan sebagainya," ujar Reza.
Baca juga:Anies Bersama Dirlantas dan Pangdam Tinjau Penyekatan di Mampang Prapatan, Kamacetan Masih Mengular
Bicara animo pembeli asing untuk emiten karya, Reza memandang netbuy asing masih belum cukup masif. Reza menyarankan investor untuk wait and see atau akumulasi beli melihat kejelasan penyaluran PMN dari pemerintah.
"Waskita Karya saja masih berkutat mencari pendanaan dengan cara menjual ruas tolnya. Beberapa analis sempat mempertanyakan WSKT ini emiten konstruksi atau jualan ruas tol. Ini yang menjadi pembicaraan tidak enak di kalangan analis. Tapi kita masih berharap WSKT dapat meningkatkan value company dari proyek-proyeknya," ujar Reza.
"Inilah yang menyebabkan emiten konstruksi mengalami kesulitan cashflow. Kalau kita lihat cashflow operasionalnya justru mengalami negatif, karena mereka diharuskan ikut berinvestasi. Bagi emiten konstruksi yang dana internalnya kurang, maka akan menerbitkan pendanaan eksternal seperti obligasi dan sebagainya," ujar Reza.
Baca juga:Anies Bersama Dirlantas dan Pangdam Tinjau Penyekatan di Mampang Prapatan, Kamacetan Masih Mengular
Bicara animo pembeli asing untuk emiten karya, Reza memandang netbuy asing masih belum cukup masif. Reza menyarankan investor untuk wait and see atau akumulasi beli melihat kejelasan penyaluran PMN dari pemerintah.
"Waskita Karya saja masih berkutat mencari pendanaan dengan cara menjual ruas tolnya. Beberapa analis sempat mempertanyakan WSKT ini emiten konstruksi atau jualan ruas tol. Ini yang menjadi pembicaraan tidak enak di kalangan analis. Tapi kita masih berharap WSKT dapat meningkatkan value company dari proyek-proyeknya," ujar Reza.
(uka)
Lihat Juga :