Kendaraan Listrik Makin Populer, BRINS Kenalkan Greensurance Sebagai Proteksi
Kamis, 15 Juli 2021 - 20:37 WIB
loading...
A
A
A
BRINS sendiri telah menginisiasi beberapa produk greensurance dengan Paperless policy dimana business process dilakukan secara paperless dan beralih kepada digital business, Pay as You Drive, ketika pertanggunan dapat disesuaikan dengan pemakaian, Produk ini diharapkan akan membantu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi secara masif.
Sehingga, polusi udara dapat dikurangi dan semakin ramah lingkungan. Selain itu ada juga Incentive for Eco-Friendly Vehicle dengan memberikan premi yang lebih murah atau extra coverage untuk kendaraan ramah lingkungan serta Green for Old, dimana untuk kendaraan yang mengalami risiko total loss akan dilakukan penggantian dengan kendaraan ramah lingkungan atas kesepakatan bersama.
“Saya pikir kita harus mulai men-switch mindset kita dari greed mindset ke green mindset demi kemajuan yang berkelanjutan," tutup Fankar.
Pada kesempatan yang sama, dua Menteri RI juga mendukung penggunaan mobil listrik yang mulai populer. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, pemerintah menargetkan produksi mobil listrik mencapai 600 ribu unit untuk kendaraan roda 4 dan 2,5 juta unit untuk kendaraan roda dua pada 2030 nanti.
Baca Juga: 147 Stasiun Charging Mobil Listrik Telah Beroperasi, Cek Lokasinya
Sehingga, polusi udara dapat dikurangi dan semakin ramah lingkungan. Selain itu ada juga Incentive for Eco-Friendly Vehicle dengan memberikan premi yang lebih murah atau extra coverage untuk kendaraan ramah lingkungan serta Green for Old, dimana untuk kendaraan yang mengalami risiko total loss akan dilakukan penggantian dengan kendaraan ramah lingkungan atas kesepakatan bersama.
“Saya pikir kita harus mulai men-switch mindset kita dari greed mindset ke green mindset demi kemajuan yang berkelanjutan," tutup Fankar.
Pada kesempatan yang sama, dua Menteri RI juga mendukung penggunaan mobil listrik yang mulai populer. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, pemerintah menargetkan produksi mobil listrik mencapai 600 ribu unit untuk kendaraan roda 4 dan 2,5 juta unit untuk kendaraan roda dua pada 2030 nanti.
Baca Juga: 147 Stasiun Charging Mobil Listrik Telah Beroperasi, Cek Lokasinya
Lihat Juga :