Ciptakan Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Dorong Kolaborasi Perbankan Tingkatkan Ekonomi Kreatif

Jum'at, 16 Juli 2021 - 10:59 WIB
loading...
Ciptakan Lapangan Kerja,...
Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno . Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong peningkatan kerja sama perbankan dan industri ekonomi kreatif guna meningkatkan lapangan pekerjaan di masa pandemi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno saat mengikuti seminar daring "Indonesia Bangkit CIMB Niaga" pada Kamis (15/7/2021).

"Pada intinya kita prihatin karena pariwisata ini mengalami satu tekanan yang luar biasa di tengah pandemi dan tantangan ekonomi," ujar Sandiaga Uno.

Baca Juga: Bangkitkan Parekraf Nasional, Sandiaga Uno Ajak Akademisi dan Dunia Usaha Kolaboraksi

Sektor pariwisata sebagai penghasil devisa nomor dua setelah migas turun drastis akibat tekanan pandemi. "Sekarang turun hampir 75% di 2020 dari wisatawan mancanegara dan 30% wisatawan dalam negeri. Devisanya jebol. Jumlah tenaga kerja yang terancam kehilangan pekerjaan 2 juta orang lebih. Ekspor ekonomi kreatif juga tersungkur -12%," ungkapnya.

Kendati demikian, dia mengatakan, pertumbuhan subsektor ekonomi kreatif di Mobile Gaming Developer terjadi peningkatan. Sementara, pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di bidang kuliner, fashion, dan kriya masih harus mempercepat proses digitalisasi.

"Saya bangga buatan Indonesia tidak hanya di mulut, tapi saya juga menggunakan produk-produk kosmetik lokal. Pandemic winner. Bangga produk ekonomi kreatif lokal dengan membeli dan menggunakannya," jelas Sandiaga Uno.

Ia menyebutkan produk lokal yang populer di Indonesia tidak hanya batik, namun casual wear, tactical wear. "Pada saat ini saya rasa ini waktu terbaik untuk mengeksekusi regulasi, atau deregulasi kebijakan yang kurang tepat dan menghambat dunia usaha. Televisi meningkat di masa pandemi seperti sekarang ini," tuturnya.

Menurutnya, Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia perlu diturunkan kongkrit menjadi beli produk ekonomi kreatif. "Kemarin ada beli kreatif danau Toba, menyangkut kuliner, Horas Mejuah-juah. Dari e-commerce, naik dua kali lipat. Saya meyakini apa yang kita lakukan akan dirasakan oleh masyarakat. Di Bali saya tekankan, karena Juni 2021 itu wisawatan di Bali naik lima kali lipat. Beberapa produk kita di pengembangan dari tingkat desa, kota, dan provinsi, melalui creative hub," ungkap Sandiaga Uno.

Baca Juga: 4 Strategi Sandiaga Agar Sektor Parekraf Tetap Menggeliat

"Saya akan berkolaborasi dengan Menteri Perdagangan, di destinasi super prioritas harus ada kerja sama market place fisik untuk menambah kenangan baik dari wisawatan. Kemampuan inkubasi ekonomi kreatif, kemasan kuliner," ujarnya.

Kemenparekraf juga sudah memfasilitasi bersama dengan Netflix syuting di Bali, sebanyak 7.000 IP Rights. Sandiaga menegaskan, dirinya ingin memastikan kebersamaan gotong royong di dunia parekraf, khususnya di 5 destinasi super prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo, Likupang, Mandalika.

Namun, dia menekankan, agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan, maka harus didukung oleh dunia perbankan.

"Saya melihat Indonesia selain basis ekonomi kreatif kuat, inovasi anak bangsa tidak kalah, tinggal pemerintah memfasilitasi, di tengah pandemi Covid-19 kami akan duduk bersama-sama mendukung ini," tandas Sandiaga Uno.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
Rupiah Terus Tergerus,...
Rupiah Terus Tergerus, OJK Sebut Industri Perbankan RI Masih Memadai Hadapi Ancaman
BSSN-Asbanda Kolaborasi...
BSSN-Asbanda Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber Perbankan Daerah
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Prabowo: Daripada Bangun...
Prabowo: Daripada Bangun Kantor Baru, Lebih Baik Buat Program yang Ciptakan Lapangan Kerja
Rekomendasi
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Berita Terkini
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
DEPO Tebar Dividen Rp10,2...
DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Fokus Perluas Ekspansi Bisnis
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved