Suntikan PMN Rp106 Triliun Bisa Serap Tenaga Kerja dan Dongkrak Ekonomi Daerah

Jum'at, 16 Juli 2021 - 15:51 WIB
loading...
Suntikan PMN Rp106 Triliun...
Ilustrasi jalan tol. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Komisi VI DPR telah menyetujui Penyertaan Modal Negara (PMN) perusahaan negara yang diusulkan Menteri BUMN Erick Thohir, senilai Rp106 triliun yang terdiri dari PMN Tambahan 2021 sebesar Rp33,9 triliun dan PMN 2022 sebesar Rp72,449 triliun. Sekurangnya ada 12 BUMN yang akan mendapat suntikan dana PMN tersebut.

Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia, Toto Pranoto mengatakan, suntikan tersebut akan berpengaruh kepada perekonomian nasional maupun daerah, khususnya bagi masyarakat sekitar yang tinggal di sekitar proyek pembangunan infrastruktur.

Baca juga: Sah! DPR Setujui PMN 12 BUMN Rp106 Triliun

"Sebagian PMN diberikan kepada BUMN yang menurut saya magnitude-nya yang besar dalam konteks dia bisa merekrut tenaga kerja dengan labour intensive (padat karya) yang lebar," kata Toto melalui program Market Review IDXChaneel, Jumat (16/07/2021).

Dia menyontohkan, jumlah PMN yang diberikan kepada PT Hutama Karya (Persero) untuk penugasan pembangunan jalan tol trans Sumatera pada tahun 2022 mencapai Rp31,35 triliun. "Kalau ini dilaksanakan maka akan memberikan multiplier effect bagi masyarakat sekitar dan memberikan efek stimulan perekonomian lokal," jelas dia.

Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Luhut: Sekarang Sudah Masuk Worst Case Skenario

Toto menggarisbawahi bahwa dengan adanya suntikan dana PMN tersebut akan meningkatkan pada perekonomian daerah dan penyerapan tenaga kerja yang baik.

"Beberapa simulasi pada BUMN yang lain arahnya agar mereka bisa bekerja dan penyerapan tenaga kerjannya relatif bisa cukup membantu dan menstimulasi perekonomian nasional nantinya," paparnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Arus Kendaraan Kembali...
Arus Kendaraan Kembali ke Jabodetabek Meningkat Jelang Berakhirnya Libur Panjang Iduladha
Rekomendasi
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved