Lifting Migas Semester I/2021 Capai 1,64 MBOEPD, 3 Insentif Disiapkan
Jum'at, 16 Juli 2021 - 20:29 WIB
loading...
Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatatkan capaian lifting migas pada semester I/2021 rata-rata 1,64 juta barel setara minyak per hari (MBOEPD). Berikut rinciannya. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas ) mencatatkan capaian lifting migas pada semester I/2021 rata-rata 1,64 juta barel setara minyak per hari (MBOEPD).
Dari jumlah tersebut, lifting minyak sebesar 667.000 barel minyak per hari (BOPD), atau 95% dari target APBN yang ditetapkan untuk tahun ini sebesar 705.000 BOPD. Sedangkan lifting gas sebesar 5.430 MMSCFD dari target APBN sebesar 5.638 MMSCFD atau tercapai 96%.
Baca Juga: Kabar Transisi Energi Bikin Investasi Hulu Migas Tak Bergairah
Untuk mengejar capaian target lifting, SKK Migas dan KKKS tengah bahu membahu merealisasikan program Filling The Gap (FTG) dan mengupayakan 3 insentif hulu migas agar dapat disetujui oleh pemerintah .
"Melalui Program FTG, telah ada tambahan minyak rata-rata 1.900 BOPD. Tambahan ini di luar rencana tambahan yang direncanakan dalam WP&B (Work, Program, & Budget) 2021. Ke depan, kami akan meneruskan Program FTG dan juga mengajak KKKS untuk melakukan akselerasi WP&B-nya sehingga diharapkan target APBN 2021 dapat terpenuhi," ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam konferensi pers, Jumat (16/7/2021).
Dari jumlah tersebut, lifting minyak sebesar 667.000 barel minyak per hari (BOPD), atau 95% dari target APBN yang ditetapkan untuk tahun ini sebesar 705.000 BOPD. Sedangkan lifting gas sebesar 5.430 MMSCFD dari target APBN sebesar 5.638 MMSCFD atau tercapai 96%.
Baca Juga: Kabar Transisi Energi Bikin Investasi Hulu Migas Tak Bergairah
Untuk mengejar capaian target lifting, SKK Migas dan KKKS tengah bahu membahu merealisasikan program Filling The Gap (FTG) dan mengupayakan 3 insentif hulu migas agar dapat disetujui oleh pemerintah .
"Melalui Program FTG, telah ada tambahan minyak rata-rata 1.900 BOPD. Tambahan ini di luar rencana tambahan yang direncanakan dalam WP&B (Work, Program, & Budget) 2021. Ke depan, kami akan meneruskan Program FTG dan juga mengajak KKKS untuk melakukan akselerasi WP&B-nya sehingga diharapkan target APBN 2021 dapat terpenuhi," ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam konferensi pers, Jumat (16/7/2021).
Lihat Juga :