Tiga BUMN Ini Bersinergi Amankan Pasokan Biomassa Dukung Target EBT 23%
Sabtu, 17 Juli 2021 - 20:17 WIB
loading...
Penandatanganan Head of Agreement (HoA) penyediaan biomassa dan pengembangan industri biomassa untuk co-firing PLTU batu bara pada Jumat (16/07) lalu.
A
A
A
JAKARTA - PLN bersama PTPN Group dan Perhutani bersinergi dalam pelaksanaan co-firing di 52 lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara. Kolaborasi ketiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini diresmikan lewat penandatanganan Head of Agreement (HoA) penyediaan biomassa dan pengembangan industri biomassa untuk co-firing PLTU batu bara pada Jumat (16/07) lalu.
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menyambut baik sinergi ketiga BUMN tersebut. Menurutnya, co-firing PLTU berkontribusi besar dalam peningkatan bauran energi baru terbarukan (EBT) serta menjadi bagian dari ekosistem listrik kerakyatan.
“Untuk itu, sinergi tiga BUMN ini sangat penting dalam menjamin pasokan biomassa untuk program co-firing PLTU, serta memberi nilai tambah bagi bisnis Perhutani dan PTPN," ujar Pahala saat menyaksikan penandatanganan HoA antara PLN, PTPN dan Perhutani.
Baca Juga: PLN Salurkan Rp4,8 Miliar Bantu Petani di 54 Lokasi lewat Program Electrifying Agriculture
Pada kesempatan itu, Pahala menekankan perlunya supply chain atau rantai logistik yang efisien sehingga meningkatkan nilai keekonomian bagi ketiga BUMN. Dia pun menilai, kerja sama ketiga perusahaan pelat merah itu merupakan langkah win-win solution. Kementerian BUMN telah menargetkan program co-firing dalam Strategic Mapping BUMN untuk kluster energi untuk membangun ketahanan energi. Untuk itu, Pahala berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti.
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menyambut baik sinergi ketiga BUMN tersebut. Menurutnya, co-firing PLTU berkontribusi besar dalam peningkatan bauran energi baru terbarukan (EBT) serta menjadi bagian dari ekosistem listrik kerakyatan.
“Untuk itu, sinergi tiga BUMN ini sangat penting dalam menjamin pasokan biomassa untuk program co-firing PLTU, serta memberi nilai tambah bagi bisnis Perhutani dan PTPN," ujar Pahala saat menyaksikan penandatanganan HoA antara PLN, PTPN dan Perhutani.
Baca Juga: PLN Salurkan Rp4,8 Miliar Bantu Petani di 54 Lokasi lewat Program Electrifying Agriculture
Pada kesempatan itu, Pahala menekankan perlunya supply chain atau rantai logistik yang efisien sehingga meningkatkan nilai keekonomian bagi ketiga BUMN. Dia pun menilai, kerja sama ketiga perusahaan pelat merah itu merupakan langkah win-win solution. Kementerian BUMN telah menargetkan program co-firing dalam Strategic Mapping BUMN untuk kluster energi untuk membangun ketahanan energi. Untuk itu, Pahala berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti.
Lihat Juga :