Tiga BUMN Ini Bersinergi Amankan Pasokan Biomassa Dukung Target EBT 23%

Sabtu, 17 Juli 2021 - 20:17 WIB
loading...
A A A
“PTPN Group memiliki potensi biomassa berbasis komoditi perkebunan yang cukup besar antara lain biomassa dari komoditi kelapasawit, karet dan tebu yang dimiliki oleh PTPN I hingga PTPN XIV,” ucapnya.
Ghani juga berharap rogram ini akan menghasilkan penurunan emisi GRK dan berdampak pada kualitas udara di lingkungan sekitar menjadi lebih baik.

Menurut dia, co-firing biomassa dengan batu bara menawarkan aspek positif bagi lingkungan. Sebab, co-firing biomassa akan mengurangi emisi karbondioksida. Selain itu, biomassa juga mengandung sulfur yang jauh lebih sedikit daripada kebanyakan batu bara.

Baca Juga: RUPS PLN Putuskan Pergantian Komisaris, Begini Susunan Terbarunya

Sementara itu, Direktur Utama Perhutani Wahyu Kuncoro mengatakan, saat ini Perhutani memiliki sumber daya kawasan hutan seluas 2,4 juta hektare (ha) di Pulau Jawa serta Madura dan 1,3 juta ha di luar Pulau Jawa yang dikelola oleh anak perusahaan. Luasan areal tersebut dapat dikembangkan menjadi hutan tanaman energi. Sementara ini, areal yang telah dikembangkan hutan tanaman energi seluas kurang leb ih 27.000 Ha dari rencana seluas sekitar 70.000 ha. "Ke depannya Perhutani juga akan menyiapkan industri biomassa berbasis tanaman hutan untuk menghasilkan produk wood pellet dan atau wood chip," kata Wahyu.

Dia menambahkan, Perhutani juga menyiapkan kluster tanaman energi seluas 70.000 ha dan rencana industri turunannya yaitu wood chip dan wood pellet sejak 2019, dan telah menjadi program dalam RJPP 2020-2024 karena peluang pasar luar negeri yang menjanjikan. Tidak hanya itu, Perhutani juga ingin berperan dalam program pemerintah mencapai target bauran energi nasional sebesar 23% pada 2025 dan target penurunan emisi sebesar 29% pada 2030 sesuai Paris Agreement.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Rekomendasi
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Berita Terkini
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Infografis
Tiga Rekor yang Bisa...
Tiga Rekor yang Bisa Dipecahkan Erling Haaland Musim Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved