Transformasi Digital di KAI, Jonan Beberkan Upaya Berantas Calo Hingga Mengubah Kultur
Minggu, 18 Juli 2021 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Dengan transformasi digital tersebut, lanjut dia, bisa menghapus adanya percaloan dan membuat stasiun menjadi lebih user friendly dan public friendly. Menurut dia, digitalisasi seringkali tidak berhasil secara sempurna atau bahkan gagal. Hal itu terjadi lantaran kulturnya tidak disiapkan dengan baik.
Baca juga: Inovasi Digital Menuju Masyarakat Nontunai, Bos LinkAja Berbagi Kiat Kepemimpinan
Jonan menyadari bahwa digitalisasi berdampak pada banyak hal seperti stabilitas organisasi, peranan setiap orang yang berada di organisasi, termasuk juga kepada stakeholder yang terkait.
“Digitalisasi di kereta api waktu itu sistem logistik daripada material. Nggak banyak materialnya sarana dan prasarana 6.000 sampai 7.000 item. Tapi nggak mungkin semuanya manual karena berantakan jadinya. Ini yang penting. Mengubah kultur supaya siap menerima digitalisasi,” tandasnya.
Baca juga: Inovasi Digital Menuju Masyarakat Nontunai, Bos LinkAja Berbagi Kiat Kepemimpinan
Jonan menyadari bahwa digitalisasi berdampak pada banyak hal seperti stabilitas organisasi, peranan setiap orang yang berada di organisasi, termasuk juga kepada stakeholder yang terkait.
“Digitalisasi di kereta api waktu itu sistem logistik daripada material. Nggak banyak materialnya sarana dan prasarana 6.000 sampai 7.000 item. Tapi nggak mungkin semuanya manual karena berantakan jadinya. Ini yang penting. Mengubah kultur supaya siap menerima digitalisasi,” tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :