Nestapa Pedagang Hewan Kurban, Sepi Pembeli di Tengah Pandemi
Senin, 19 Juli 2021 - 11:17 WIB
loading...
Pandemi dan penerapan PPKM Darurat tahun ini diakui berdampak pada penjualan hewan kurban. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diakui berdampak signifikan pada kegiatan usaha masyarakat. Tak terkecuali pada usaha penjualan hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha esok.
Suasana jelang Hari Raya Idul Adha yang biasanya ramai dengan transaksi hewan kurban, saat ini nyaris tak terasa. Ramai hewan kurban yang dijajakan di pinggir jalan tak sebanding dengan pembeli yang datang.
Baca Juga: Rayakan Idul Adha di Tahanan, Habib Rizieq Tetap Berkurban di Gaza Palestina
Bahkan, pedagang hewan kurban asal Depok, Jawa Barat, Tahar (28), menyebut omzet penjual hewan kurban tahun ini adalah yang terendah selama satu dekade terakhir.
Tahar yang sudah berjualan hewan kurban sejak SMA dengan membantu jual-beli hewan kurban di lapak milik orang tuanya mengatakan, di masa pandemi ini dirinya hanya membuka dua lapak penjualan saja. "Biasanya saya bisa membuka 4 sampai 5 lapak hewan kurban di tempat yang berbeda," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia.
Suasana jelang Hari Raya Idul Adha yang biasanya ramai dengan transaksi hewan kurban, saat ini nyaris tak terasa. Ramai hewan kurban yang dijajakan di pinggir jalan tak sebanding dengan pembeli yang datang.
Baca Juga: Rayakan Idul Adha di Tahanan, Habib Rizieq Tetap Berkurban di Gaza Palestina
Bahkan, pedagang hewan kurban asal Depok, Jawa Barat, Tahar (28), menyebut omzet penjual hewan kurban tahun ini adalah yang terendah selama satu dekade terakhir.
Tahar yang sudah berjualan hewan kurban sejak SMA dengan membantu jual-beli hewan kurban di lapak milik orang tuanya mengatakan, di masa pandemi ini dirinya hanya membuka dua lapak penjualan saja. "Biasanya saya bisa membuka 4 sampai 5 lapak hewan kurban di tempat yang berbeda," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia.
Lihat Juga :