Hindari Ledakan PHK, KSPI Minta Buruh Dibolehkan Kerja Bergilir

Kamis, 22 Juli 2021 - 10:36 WIB
loading...
Hindari Ledakan PHK,...
KSPI meminta pemerintah mengeluarkan aturan khusus yang memungkinkan buruh industri tetap dapat bekerja di masa PPKM. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berharap pemerintah memberikan perlakuan khusus bagi industri di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlangsung hingga 25 Juli 2021.

Untuk menghindari terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, KSPI minta agar industri tetap dibolehkan beroperasi dengan pengaturan jadwal kerja buruh untuk memenuhi ketentuan protokol kesehatan.

Baca Juga: Pekerja Diguyur Subsidi Gaji, Menaker Ida Berharap Dapat Selamatkan Buruh dari PHK

"Kami berharap pemerintah mengeluarkan permenaker darurat Covid yang mengatur kerja bergilir, bukan WFH," ungkap Presiden KSPI Said Iqbal melalui keterangan pers, Kamis (22/7/2021).

Sejak PPKM Darurat diterapkan, kata dia, sudah banyak manajemen perusahaan yang mengajak serikat pekerja berunding untuk persiapan efisiensi dengan cara mengurangi jumlah buruh atau PHK bertahap. Hal itu dilakukan perusahaan akibat kondisi kas yang sudah berdarah-darah karena operasional terpaksa dihentikan.

"Di sektor industri tekstil, garmen, sepatu dan kulit yang mayoritas buruhnya diupah harian akibat Omnibus Law, target produksi turun. Akibatnya langkah yang diambil perusahaan adalah merumahkan karyawan dengan potong gaji, dan terakhir akan di-PHK kalau Covid-19 makin meningkat serta arus kas terganggu," paparnya.

Baca Juga: PPKM Darurat : Pemerintah Susun Langkah Hindari Potensi PHK

Karena itu, KSPI mendesak agar seluruh industri dibolehkan tetap beroperasi dengan aturan kerja bergilir seperti yang diusulkan. Selain itu, KSPI minta dilakukan percepatan dan memperbanyak vaksinasi bagi buruh secara gratis di perusahaan masing masing.

"Dengan industri boleh tetap beroperasi kita minta juga tidak boleh ada potong upah, tidak boleh ada PHK sewenang-wenang, lindungi pekerja kontrak dan outsourcing berupah harian," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
Arsari Tambang Bakal...
Arsari Tambang Bakal Bangun Pusat Riset Timah dan Logam Tanah Jarang di Bangka
Ekspor Tembus USD1 Miliar,...
Ekspor Tembus USD1 Miliar, Industri Tuna RI Incar Pasar Kolagen Global
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Rekomendasi
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved