Curhat Belum Dapat BLT, Pemilik Warteg: Jangan Salah Sasaran
Jum'at, 23 Juli 2021 - 21:25 WIB
loading...
Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah pelaku usaha mikro seperti pedagang kaki lima (PKL), pemilik warung tegal (warteg) dan toko kelontong menceritakan keluh kesah mereka yang tak kunjung menerima bantuan sosial .
MNC Portal Indonesia (MPI) menyusuri sepanjang jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat guna mencari tahu apakah informasi ihwal insentif bantuan langsung tunai (BLT) telah mereka ketahui.
Sukijo (60), penjual Mie Ayam mengaku tidak tahu dan belum pernah mendapatkan BLT. "BLT itu apa mas? Belum dapat saya," ujarnya balik bertanya kepada MPI, Jumat (23/7/2021).
Baca juga: Siapa Saja Menemukan Dana Bansos PPKM Level 4 Bermasalah ? Menteri Luhut: Wajib Lapor!
Pemilik warung kelontong, Puji (58) yang saat itu berada di lokasi yang sama juga mengaku pernah mengajukan bantuan tetapi belum menerima insentif untuk usaha kecilnya itu. "Sudah ngajuin, tapi kok nggak keluar-keluar," tukasnya.
Senada, Herwanto (38) pemilik warteg Tiga Saudara juga mengaku belum tersentuh bantuan. "Saya belum dapat sejak awal pandemi mas, dapetnya cuma saat ada kunjungan presiden," ujarnya.
Begitu pula Anis (30) yang mengelola warteg Kharisma Bahari turut mengaku hanya mendapat bantuan dari pemerintah berupa beras 5 kg. "Uang tunai tidak pernah, hanya dapat beras 5kg dan sembako lain dari pak RT," ucapnya.
MNC Portal Indonesia (MPI) menyusuri sepanjang jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat guna mencari tahu apakah informasi ihwal insentif bantuan langsung tunai (BLT) telah mereka ketahui.
Sukijo (60), penjual Mie Ayam mengaku tidak tahu dan belum pernah mendapatkan BLT. "BLT itu apa mas? Belum dapat saya," ujarnya balik bertanya kepada MPI, Jumat (23/7/2021).
Baca juga: Siapa Saja Menemukan Dana Bansos PPKM Level 4 Bermasalah ? Menteri Luhut: Wajib Lapor!
Pemilik warung kelontong, Puji (58) yang saat itu berada di lokasi yang sama juga mengaku pernah mengajukan bantuan tetapi belum menerima insentif untuk usaha kecilnya itu. "Sudah ngajuin, tapi kok nggak keluar-keluar," tukasnya.
Senada, Herwanto (38) pemilik warteg Tiga Saudara juga mengaku belum tersentuh bantuan. "Saya belum dapat sejak awal pandemi mas, dapetnya cuma saat ada kunjungan presiden," ujarnya.
Begitu pula Anis (30) yang mengelola warteg Kharisma Bahari turut mengaku hanya mendapat bantuan dari pemerintah berupa beras 5 kg. "Uang tunai tidak pernah, hanya dapat beras 5kg dan sembako lain dari pak RT," ucapnya.
Lihat Juga :