Ingat-ingat!, Pengguna Kendaraan Disarankan Pakai BBM sesuai Anjuran Pabrikan

loading...
Ingat-ingat!, Pengguna Kendaraan Disarankan Pakai BBM sesuai Anjuran Pabrikan
Gaikindo mengingatkan, para pemilik kendaraan bermotor agar menggunakan bahan bakar minyak (BBM) berkualitas, sebagaimana anjuran pabrikan. Foto/Dok
JAKARTA - Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo ) Kukuh Kumara mengingatkan, para pemilik kendaraan bermotor agar menggunakan bahan bakar minyak (BBM) berkualitas , sebagaimana anjuran pabrikan.

Pasalnya, penggunaan BBM yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan memang memiliki berbagai risiko buruk. Selain mempengaruhi keawetan mesin, penggunaan BBM tak sesuai standar juga membuat mesin kendaraan tidak bekerja maksimal.

"Banyak dampaknya. Antara lain mesin kendaraan cepat rusak. Pemakaian bahan bakar tidak efisien dan boros,” kata Kukuh di Jakarta.

Baca Juga: Ahli Mesin: Kendaraan Produksi Tahun 2008 Dirancang Pakai BBM Berkualitas



Kukuh menambahkan, penggunaan BBM tak sesuai spesifikasi juga membuat mesin kendaraan akan menghasilkan emisi gas buang yang tidak sesuai dengan persyaratan.

Penggunaan BBM berkualitas, kata Kukuh, memang dicantumkan dalam buku manual saat membeli kendaraan. Pada buku petunjuk tersebut, terdapat ketentuan atau standar RON (Research Octane Number) BBM, termasuk kadar sulfur yang harus digunakan.

"Makanya, sudah seharusnya para pemilik mobil baru mengisi kendaraan mereka dengan BBM berkualitas atau RON, yaitu BBM yang sesuai standar dan disarankan dari pabrikan," lanjut Kukuh.

Persyaratan pemakaian BBM RON tinggi untuk kendaraan tersebut, menurut Kukuh, karena disesuaikan juga dengan spesifikasi mesin kendaraan. Apalagi, mesin kendaraan keluaran baru juga menyesuaikan dengan regulasi Pemerintah.

Baca Juga: Tren Menggembirakan, Masyarakat Sudah Sadar Pakai BBM Berkualitas Tinggi

Dalam hal ini, sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 20/Setjen/Kum.1/3/2017 tanggal 10 Maret 2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O.



Berdasarkan aturan tersebut, lanjutnya, bahwa sejak 2018, seluruh kendaraan khususnya roda empat sudah harus menggunakan bahar bakar memenuhi standar buang Euro 4. "Dan pada tahun 2022 persyaratan yang sama mulai diberlakukan kepada kendaraan bermesin diesel," kata Kukuh.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top