PPKM Level 4 Diperpanjang, Ekonom: Panglima Pandemi Sektor Kesehatan Bukan Ekonomi
Senin, 26 Juli 2021 - 20:23 WIB
loading...
Esther mengatakan, kebijakan pengetatan mobilitas masyarakat memang perlu dilanjutkan pemerintah, sebab pemulihan kesehatan merupakan fokus utama dalam penanganan pandemi Covid-19. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Perpanjangan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan 4 hingga 2 Agutus 2021 mendatang dinilai sebagai langkah tepat. Ekonom Institute of Development on Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menerangkan, hal itu untuk menekan penyebaran virus agar tidak semakin meluas.
Esther mengatakan, kebijakan pengetatan mobilitas masyarakat lewat PPKM Level 4 memang perlu dilanjutkan pemerintah, sebab pemulihan kesehatan merupakan fokus utama dalam penanganan pandemi Covid-19.
"Jadi PPKM ini memang harus di lanjut, lockdown ini harus tetap dilanjutkan, karena pemulihan kesehatan masyarakat itu harus menjadi prioritas. Jadi panglima perang pandemi ini adalah sektor kesehatan bukan ekonomi," ujarnya secara virtual, Senin (26/7/2021).
Baca Juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, PB PMII Dorong Jokowi Lakukan Langkah Ini
Ia menuturkan, ekonomi menjadi sektor yang sangat penting, namun bukan berarti harus diutamakan. Sebab jika ekonomi menjadi prioritas namun kasus Covid-19 terus meningkat, maka perekonomian pun akan semakin sulit untuk kembali pulih.
Esther mengatakan, kebijakan pengetatan mobilitas masyarakat lewat PPKM Level 4 memang perlu dilanjutkan pemerintah, sebab pemulihan kesehatan merupakan fokus utama dalam penanganan pandemi Covid-19.
"Jadi PPKM ini memang harus di lanjut, lockdown ini harus tetap dilanjutkan, karena pemulihan kesehatan masyarakat itu harus menjadi prioritas. Jadi panglima perang pandemi ini adalah sektor kesehatan bukan ekonomi," ujarnya secara virtual, Senin (26/7/2021).
Baca Juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, PB PMII Dorong Jokowi Lakukan Langkah Ini
Ia menuturkan, ekonomi menjadi sektor yang sangat penting, namun bukan berarti harus diutamakan. Sebab jika ekonomi menjadi prioritas namun kasus Covid-19 terus meningkat, maka perekonomian pun akan semakin sulit untuk kembali pulih.
Lihat Juga :