Laba Bersih MNC Vision Networks Naik 148 Persen di Kuartal I/2021
Selasa, 27 Juli 2021 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Pendapatan yang berasal dari segmen layanan digital, IPTV, dan broadband Perseroan mengalami pertumbuhan signifikan menjadi Rp327,2 miliar pada kuartal I-2021 dibandingkan perolehan sebelumnya yaitu Rp160,2 miliar, mewakili pertumbuhan sebesar 104 persen YoY.
EBITDA Perseroan lada kuartal I-2021 mengalami peningkatan sebesar 13 persen YoY menjadi Rp404,6 miliar dari Rp357,6 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, margin EBITDA mencatatkan sedikit penurunan yaitu dari 42 persen menjadi 39 persen pada kuartal I-2020.
Baca juga: RCTI+ Gelar Audisi Online X Factor Indonesia di Fitur HOT+ yang Akan Tayang di Stasiun TV RCTI
Selain itu, layanan DTH, broadband, dan IPTV Perseroan telah mengalami peningkatan yang sangat pesat dengan mencapai 9,8 juta subscriber pada 1H-2021. Pandemi Covid-19 telah mengubah kebiasaan perilaku masyarakat yang lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah, sehingga secara langsung mendorong permintaan atas konten berkualitas tinggi dan terjangkau. Hal tersebut tercermin dari kinerja K-Vision (DTH prabayar), MNC Play (broadband dan IPTV) dan layanan Vision+ (Layanan Video OTT).
K-Vision telah menjadi superstar di masa pandemi ini dengan memperoleh 2,34 juta pelanggan baru dengan total penjualan voucher isi ulang sebesar Rp116,5 miliar hanya pada 1H-2021.
Selanjutnya, performa segmen layanan OTT Perseroan juga mengalami pertumbuhan yang baik. Pengguna berbayar Vision+ telah mencapai lebih dari 2 juta pelanggan dengan total Monthly Active Users (MAU) sebesar 50,3 juta pada akhir 1H-2021.
Belum lama ini Vision+ telah menjalin kemitraan dengan Migo, perusahaan teknologi multinasional yang beroperasi di Indonesia, mempelopori platform distribusi digital yang memungkinkan Vision+ untuk lebih memperkuat jaringan pendistribusian pustaka konten terbaiknya sehingga dapat diakses oleh pengguna baru melalui proposisi Online-to-Offline.
EBITDA Perseroan lada kuartal I-2021 mengalami peningkatan sebesar 13 persen YoY menjadi Rp404,6 miliar dari Rp357,6 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, margin EBITDA mencatatkan sedikit penurunan yaitu dari 42 persen menjadi 39 persen pada kuartal I-2020.
Baca juga: RCTI+ Gelar Audisi Online X Factor Indonesia di Fitur HOT+ yang Akan Tayang di Stasiun TV RCTI
Selain itu, layanan DTH, broadband, dan IPTV Perseroan telah mengalami peningkatan yang sangat pesat dengan mencapai 9,8 juta subscriber pada 1H-2021. Pandemi Covid-19 telah mengubah kebiasaan perilaku masyarakat yang lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah, sehingga secara langsung mendorong permintaan atas konten berkualitas tinggi dan terjangkau. Hal tersebut tercermin dari kinerja K-Vision (DTH prabayar), MNC Play (broadband dan IPTV) dan layanan Vision+ (Layanan Video OTT).
K-Vision telah menjadi superstar di masa pandemi ini dengan memperoleh 2,34 juta pelanggan baru dengan total penjualan voucher isi ulang sebesar Rp116,5 miliar hanya pada 1H-2021.
Selanjutnya, performa segmen layanan OTT Perseroan juga mengalami pertumbuhan yang baik. Pengguna berbayar Vision+ telah mencapai lebih dari 2 juta pelanggan dengan total Monthly Active Users (MAU) sebesar 50,3 juta pada akhir 1H-2021.
Belum lama ini Vision+ telah menjalin kemitraan dengan Migo, perusahaan teknologi multinasional yang beroperasi di Indonesia, mempelopori platform distribusi digital yang memungkinkan Vision+ untuk lebih memperkuat jaringan pendistribusian pustaka konten terbaiknya sehingga dapat diakses oleh pengguna baru melalui proposisi Online-to-Offline.
Lihat Juga :