News RCTI+ Mengulas Kabar Terbaru Bisnis Pariwisata Dunia yang Mulai Bangkit

Selasa, 27 Juli 2021 - 13:05 WIB
loading...
News RCTI+ Mengulas...
News RCTI+ banyak mengupas berita-berita terkini dan lengkap tentang perkembangan terbaru bisnis pariwisata dunia maupun Tanah Air. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sejumlah negara telah berani membuka kembali destinasi wisata . Mereka mengundang para traveler dunia untuk mengunjungi negaranya dengan syarat sudah disuntik vaksin Covid-19. Akankah ini menjadi awal bangkitnya dunia pariwisata yang telah hancur akibat pandemic Covid-19 yang telah berlangsung hampir dua tahun ini? News RCTI+ banyak mengupas berita-berita terkini dan lengkap tentang perkembangan terbaru bisnis pariwisata baik di dunia maupun Tanah Air.

Sejak munculnya virus Covid-19, dunia pariwisata seakan berhenti total. Semua destinasi pariwisata di seluruh dunia mengalami imbas dari ganasnya penyebaran virus yang pertama muncul di Wuhan, China tersebut. Satu persatu lokasi wisata di seluruh negara terpaksa menutup diri untuk menyetop pergerakan virus Corona. Tidak ada turis lagi yang datang karena takut terpapar virus Corona. Ketakutan ini memang beralasan karena virus Covid-19 sangat ganas. Sejak muncul virus Covid-19 dua tahun lalu telah menyebabkan kematian lebih dari 4,1 juta orang di seluruh dunia.

Baca Juga: Desa Wisata Akan Jadi Tren dan Masa Depan Pariwisata Indonesia

Dampaknya dahsyat. Seluruh denyut nadi wisata dunia lumpuh. Okupansi hotel dimanapun merosot drastis. Bisnis restoran hancur. Bisnis penerbangan remuk. Biro wisata banyak yang terkapar. Usaha souvenir dan turunannya juga mati. Data Perserikatan Bangsa bangsa (PBB) menyebut kerugian ekonomi yang dialami bisnis pariwisata seluruh dunia akibat pandemi Covid-19 sekitar 4 triliun dollar. Angka yang sangat fantastis. Sejumlah negara yang selama ini menggantungkan pendapatannya dari sektor pariwisata pun ikut tergerus.

Dua tahun berlalu, kini bisnis wisata tampaknya mulai mulai dihidupkan lagi. Setelah penularan Covid-19 sudah mulai menurun, sejumlah negara dengan terang-terangan membuka puntunya bagi pelancong. Tentunya wisata dibuka dengan persyaratan tertentu yang ketat. Hal ini untuk menghindari merebaknya kembali Covid-19.

Finlandia mulai Senin (26/7) membuka diri bagi wisatawan asing. Finlandia tidak mensyaratkan tes swap ketika datang. Para traveler hanya perlu menunjukkan sertifikat vaksin covid 19. Disyaratkan bahwa para wisatawan asing itu harus telah disuntik dosis vaksin terakhir minimal 14 hari sebelum hari keberangkatan mereka. Namun, hanya tujuh vaksin yang diakui Finlandia. Vaksin Sputnik V yang dikembangkan Rusia tidak termasuk dalam daftar vaksin yang diakui Finlandia. Bagi anak-anak usia di bawah 18 tahun akan diizinkan masuk Finlandia bersama orang tua mereka tanpa perlu menunjukkan sertifikat apa pun.

Finlandia bukan negara pertama yang membuka keran wisatawan asing untuk berlibur ke negaranya. Sebelumnya sudah ada sejumlah negara yang telah mengumumkan secara resmi bisa menerima kunjungan para traveler dunia.

Israel mulai 23 Mei lalu telah membuka perbatasannya untuk para turis yang ingin berkunjung ke negara yang mayoritasnya beragama Yahudi tersebut. Semua wisatawan yang datang ke Israel akan diminta menjalani tes Covid-19 PCR sebelum naik pesawat. Para pelancong juga diminta melakukan tes antibodi untuk membuktikan vaksinasi mereka setibanya di Bandara Ben Gurion, Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Jasaraharja Putera Perkokoh...
Jasaraharja Putera Perkokoh Kolaborasi Tata Kelola Risiko Pariwisata Labuhan Bajo
Snowville Sentul Mulai...
Snowville Sentul Mulai Trial Opening, Bidik Pasar Wisata Keluarga
Green Tourism, PHG Pimpin...
Green Tourism, PHG Pimpin Transisi Hotel Ramah Lingkungan dengan Dukungan ADB
Kisah Inspiratif, Visi...
Kisah Inspiratif, Visi Princess Athifah Integrasikan Industri Kreatif dan Pariwisata Global
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi...
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Pariwisata Nusantara
Rekomendasi
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved