Dilanda Pandemi, Banyak Pekerja Tergeser ke Sektor Informal

Selasa, 27 Juli 2021 - 17:28 WIB
loading...
A A A
Sementara, pada proporsi tenaga kerja, saat pandemi Covid-19 menurutnya banyak orang yang kehilangan pekerjaannya di sektor formal dan kemudian beralih ke sektor informal.

Hal itu tercemin dari perubahan pada Februari 2019 sebelum pandemi, dimana proposi tenaga kerja formal mencapai 43% dan tenaga kerja informal 57%. Kemudian, saat pandemi melanda, proporsinya berbalik. Tingkat tenaga kerja informal lebih tinggi yakni 60% sementara tenaga kerja formal turun ke 40%.

Baca Juga: Anggota DPR Usul Pekerja Informal dan Tenaga Sukarela Dapat Bantuan Subsidi Upah

"Terkait dengan tingkat partisipasi angkatan kerja, saat terjadi pandemi Covid-19 cenderung lebih rendah. Tingkat pekerja laki-laki sebelum pandemi 83,18% sementara selama pandemi turun menjadi 82,14%. Sedangkan pekerja perempuan juga turun sebelum pandemi 55,5% dan saat pandemi 54,03%," papar Akhmad.

Sejalan dengan naiknya tingkat pengangguran di Indonesia, pemerintah pun melancarkan program bantuan sosial sebagai upaya penanggulangan. Bantuan yang diberikan antara lain stimulus listrik bagi UMKM, insentif usaha, program padat karya tunai serta bantuan presiden untuk usaha mikro. "Program ini sebenarnya arahnya sudah benar, meskipun belum cukup untuk bisa mengatasi keadaan yang ada," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Pemerintah Bakal Umumkan...
Pemerintah Bakal Umumkan Aturan Outsourcing Hari Ini, KSPSI Spill Apa Isinya
Di Balik Progres Percepatan...
Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat, Ada Dedikasi dan Komitmen Para Pekerja
Jenis Pekerjaan Ini...
Jenis Pekerjaan Ini Tak Termasuk Kategori WFH Tiap Jumat
Mengatasi Pengangguran...
Mengatasi Pengangguran lewat Peningkatan Kompetensi Profesional Indonesia
Berkarya Sambil Bekerja,...
Berkarya Sambil Bekerja, Satpam PKSS Raih Rekor MURI
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
KSPSI ATUC Kirim Delegasi...
KSPSI ATUC Kirim Delegasi ke Sidang Perburuhan Dunia ILC ke-114 di Jenewa
Rekomendasi
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved