Imbas PPKM Berlevel, Ekonomi RI Diramal Terjun Bebas

Rabu, 28 Juli 2021 - 12:08 WIB
loading...
Imbas PPKM Berlevel,...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus Covid-19 di Indonesia masih terus menunjukkan angka peningkatan yang signifikan sehingga dikhawatirkan jadi hambatan baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional . Pasalnya kenaikan angka kasus ini berakibat pada perpanjangan PPKM Level 4 sehingga menahan aktivitas laju perekonomian.

Baca Juga: Survei Membuktikan: Gaji Tergerus, Tapi 59,5% Pede Ekonomi Indonesia Akan Pulih

Ekonom Unika Atma Jaya Rosdiana Sijabat memproyeksikan pada kuartal II/2021 ekonomi Indonesia terkoreksi tajam mencapai 5% akibat kebijakan tersebut. Hal itu berbeda dengan Kuartal II/2021 yang masih mengalami pertumbuhan positif.

"Kuartal I kita mencapai kinerja ekonomi yang positif, tapi kuartal II terkoreksi tajam mencapai 5%, kuartal berikutnya masih terkontraksi 3%, kemudian selanjutnya 2%," ujar Rosdiana dalam Market Review IDX Channel, Rabu (28/7/2021).

Baca Juga: Perpanjangan PPKM Darurat, Ekonomi RI Kuartal III Diproyeksi Turun

Menurut dia terkoreksinya pertumbuhan ekonomi disebabkan daya beli masyarakat menurun akbat dilakukan pembatasan.Begitu juga industri akan menyesuaikan produksi lebih rendah dibandingkan sebelum adanya PPKM Darurat.

"Aktivitas kegiatan ekonomi menurun karena daya beli menurun dan ketika PPKM diterapkan maka industri juga menurunkan produksi," kata Rosdiana.

Dia menyebut, secara makro belum pada performa perbaikan atau pemulihan ekonomi dengan baik meskipun upaya yang dilakukan pemerintah sudah dijalur yang benar dalam melakukan pemulihan ekonomi."Overall pemerintah on the right side dalam menangani ekonomi," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
BUMN Berkontribusi Dongkrak...
BUMN Berkontribusi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Mengulik Kerentanan...
Mengulik Kerentanan Ekonomi Nasional di Balik Angka Pertumbuhan 5,61 Persen
Bank Mandiri Ramal Ekonomi...
Bank Mandiri Ramal Ekonomi RI Kuartal II Melambat Tak Sampai 5,6%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi 5,61% Diragukan, Purbaya: Angka Jelek Ribut, Angka Tinggi Ribut
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Rekomendasi
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved