Matahari Kini di Bawah Kendali Auric Digital, Apa yang Berubah?

Kamis, 29 Juli 2021 - 10:23 WIB
loading...
Matahari Kini di Bawah...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Auric Digital Pte. Ltd. secara resmi telah menjadi pemegang saham pengendali PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). Adapun perubahan pengendalian ini merupakan hasil dari Penawaran Tender Sukarela (VTO) oleh Auric Digital Retail Pte. Ltd. (ADR) per 14 Juli 2021.

Dalam surat Permintaan Penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) , Corporate Secretary and Legal Director Matahari Department Store, Miranti Hadisusilo menjelaskan bahwa Perseroan belum mengetahui rencana pemegang saham pengendali mengenai proses bisnis setelah transaksi. Namun, pihaknya berharap Auric Digital Retail akan menambah wawasan secara sektor dan strategis.

"Tidak ada perubahan dalam proses bisnis Perseroan sebelum dan sesudah transaksi. Namun, Perseroan mengharapkan bahwa mereka akan menambah wawasan secara sektor dan strategis," ujarnya dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Banyak Perusahaan Listing di Bursa, Investor Ritel Semakin Antusias

Di era digital saat ini, sambung Miranti, Perseroan akan memanfaatkan teknologi digital melalui pengalaman berbelanja secara omnichannel. Melihat pentingnya pengalaman belanja fisik dan kehadiran secara online, pandemi telah mempercepat dan menyoroti permintaan atas pengalaman berbelanja omnichannel dalam melayani konsumen.

"Untuk dapat memberikan pengalaman berbelanja omnichannel secara lengkap dan lancar, pada tahun 2020 Matahari melengkapi layanan online Matahari.com dengan Social Commerce Shop & Talk, dan official store di marketplaces seperti Shopee," jelas dia.

Miranti menambahkan, dengan pengalaman berbelanja secara fisik, gerai yang menyenangkan, segar, modern, dirancang dengan baik, dan luas akan membawa manfaat yang menguntungkan secara keseluruhan pada gerai-gerai Perseroan.

Untuk itu, Perseroan secara rutin melakukan renovasi model setiap gerai untuk mengakomodasi konsep gerai baru atau menanggapi persaingan baru di area cakupan gerai.

"Melalui konsep tampilan yang inovatif dan berdampak pada setiap gerai, kami berharap merek eksklusif Matahari dapat memberikan lebih banyak daya tarik," ucapnya.

Baca juga: Pusat Belanja Bukan Klaster Penyebaran Covid-19, Pengusaha Mal Minta Boleh Beroperasi

Matahari juga berkomitmen untuk menawarkan fashion-forward merchandise yang bernilai luar biasa untuk memenuhi semua kebutuhan dan preferensi pelanggan. Perseroan turut mengembangkan merek eksklusif sebagai faktor penting yang membedakan Matahari dari operator department store lainnya.

"Sementara itu, kami terus menjaga portofolio barang dagangan kami agar tetap mutakhir, menarik, dan relevan dengan pelanggan kami, dan juga bermitra dengan merek internasional terkemuka," tuturnya. Berikut struktur pemegang saham Matahari Department Store per 14 Juli 2021:

Auric Digital Retail: 840.776.696 saham (32,02%)
Multipolar: 509.992.000 saham (19,42%)
College Retirement Equities Fund: 156.345.400 saham (5,96%)
Publik: 1.119.034.684 saham ( 42,60%)

Total: 2.626.148.780 saham (100%)
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Bursa Saham Merana Jelang...
Bursa Saham Merana Jelang Iduladha, IHSG Ditutup Longsor 1,23% ke 6.130
Sempat Merah di Awal...
Sempat Merah di Awal Sesi, IHSG Ditutup Menguat Tipis ke 6.206
Beasiswa S1 Alfamidi...
Beasiswa S1 Alfamidi Jadi Strategi Cetak SDM Unggul di Industri Ritel Modern
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Minimarket, Warung,...
Minimarket, Warung, dan Emosi yang Perlu Didisiplinkan
Rekomendasi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved