Minta Masuk Sektor Kritikal, Produsen Ban: Tanpa Ban Ambulance Tak Bisa Beroperasi
Kamis, 29 Juli 2021 - 15:55 WIB
loading...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Asosiasi Produsen Ban Indonesia (APBI) meminta pemerintah untuk memperhatikan eksistensi industri ban , terutama saat pandemi Covid-19. Pasalnya, banyak transportasi dalam menunjang mobilitas tidak terlepas dari onderdil ban.
Ketua Umum Asosiasi Produsen Ban Indonesia Aziz Pane mencontohkan, ambulance yang saat ini menjadi transportasi utama membawa pasien Covid-19 tidak mungkin dapat beroperasi tanpa adanya ban. Selain itu, tanpa ban para tenaga medis tidak dapat pergi ke rumah sakit.
Baca juga:4 Potret Ganteng Jonatan Christie yang Tembus 16 Besar Usai Kalahkan Wakil Singapura
“Ban merupakan faktor utama dalam mobilitas suatu negara. Oleh karena itu, industri ban harus masuk ke dalam sektor kritikal pada saat penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM),” katanya dalam Market Review di IDX Channel, Kamis (29/7/2021).
Ia menceritakan, pada awal 2020 toko ban diusik oleh satpol PP hingga para produsen kerepotan dalam menyelamatkan ban-ban yang diobrak-abrik. Namun, hal itu tidak berlangsung lama usai pihak APBI turun tangan mendatangi Pemda DKI Jakarta.
Ketua Umum Asosiasi Produsen Ban Indonesia Aziz Pane mencontohkan, ambulance yang saat ini menjadi transportasi utama membawa pasien Covid-19 tidak mungkin dapat beroperasi tanpa adanya ban. Selain itu, tanpa ban para tenaga medis tidak dapat pergi ke rumah sakit.
Baca juga:4 Potret Ganteng Jonatan Christie yang Tembus 16 Besar Usai Kalahkan Wakil Singapura
“Ban merupakan faktor utama dalam mobilitas suatu negara. Oleh karena itu, industri ban harus masuk ke dalam sektor kritikal pada saat penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM),” katanya dalam Market Review di IDX Channel, Kamis (29/7/2021).
Ia menceritakan, pada awal 2020 toko ban diusik oleh satpol PP hingga para produsen kerepotan dalam menyelamatkan ban-ban yang diobrak-abrik. Namun, hal itu tidak berlangsung lama usai pihak APBI turun tangan mendatangi Pemda DKI Jakarta.
Lihat Juga :