Terkait Pembentukan Holding Geothermal, Ini Kata PLN
Kamis, 29 Juli 2021 - 16:49 WIB
loading...
PLN sedang mengerjakan proyek PLTP dengan total kapasitas 360 MW dan sinergi BUMN sebesar 250 MW. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) akhirnya memberikan suara terkait rencana pembentukan Holding Geothermal Indonesia (HGI) . Holding yang digagas oleh Kementerian BUMN tersebut diharapkan mampu mendongkrak pengembangan energi panas bumi di dalam negeri.
"PLN sebagai pelaksana mandat di bidang kelistrikan mendukung inisiasi dan rencana yang baik untuk pengembangan panas bumi melalui Holding Geothermal Indonesia," tegas Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi dalam pernyataan resmi yang diterima, Kamis (29/7/2021).
Baca Juga: Pengembangan Panas Bumi, Hemat Devisa dan Tambah Pendapatan Negara
Untuk diiketahui, holding tersebut rencananya menggabungkan BUMN dan anak usahanya yang bergerak di sektor panas bumi, yakni PT Geo Dipa Energi (Persero), PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), dan PT PLN Gas & Geothermal.
Terkait dengan itu, Murdifi menambahkan, holding panas bumi yang akan dibentuk harus membentuk ekosistem bisnis yang efektif, efisien dan memberikan nilai tambah bagi seluruh BUMN yang terlibat dalam pembentukannya.
"PLN sebagai pelaksana mandat di bidang kelistrikan mendukung inisiasi dan rencana yang baik untuk pengembangan panas bumi melalui Holding Geothermal Indonesia," tegas Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi dalam pernyataan resmi yang diterima, Kamis (29/7/2021).
Baca Juga: Pengembangan Panas Bumi, Hemat Devisa dan Tambah Pendapatan Negara
Untuk diiketahui, holding tersebut rencananya menggabungkan BUMN dan anak usahanya yang bergerak di sektor panas bumi, yakni PT Geo Dipa Energi (Persero), PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), dan PT PLN Gas & Geothermal.
Terkait dengan itu, Murdifi menambahkan, holding panas bumi yang akan dibentuk harus membentuk ekosistem bisnis yang efektif, efisien dan memberikan nilai tambah bagi seluruh BUMN yang terlibat dalam pembentukannya.
Lihat Juga :