Dikuasai Akulaku, Saham Bank Neo Jadi Laku

Kamis, 29 Juli 2021 - 18:15 WIB
loading...
Dikuasai Akulaku, Saham...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Harga saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) ditutup menguat secara signifikan 130 poin atau 23,85% ke level 675. Sentimen utama yang menjadi faktor kenaikan adalah masuknya fintech PT Akulaku Silvrr Indonesia yang menjadi pemilik terbesar sekaligus pengendali perusahaan BBYB, mencapai 24,98%.

Secara year to date (ytd), performa BBYB telah naik fantastis 126,34 persen. Menilik data RTI, net profit BBYB minus Rp50,27 miliar, serta operating profitnya juga minus Rp50,14 miliar. Namun demikian, equity BBYB positif mencapai Rp1,06 triliun dengan cash flow sebesar Rp26,98 miliar.

Baca juga:Anthony Ginting Tembus Perempat Final Usai Singkirkan Wakil Tuan Rumah

Secara valuasi, BBYB memiliki Price Earnings Ratio (PER): -22,36x, Price Sales Ratio (PSR): 7,65x, Price Book Value Ratio (PBVR): 4,24x, dan Price Cash Flow Ratio (PCFR): 41,67x. Analis melihat BBYB terus didorong oleh sentimen transformasi bank digital.

"Tentu ini menjadi transformasi yang baik untuk Bank Neo Commerce, yang kita lihat memang ada transformasi digital saat Akulaku masuk. Perlu dicermati bahwa dari antusias investor sendiri, bank-bank digital sedang menarik untuk diinvestasikan dalam jangka panjang ke depan," kata analis riset MNC Sekuritas, Aqil Triadi, dalam Session Clossing IDXChanncel, Kamis (29/7/2021).

Kendati demikian, Aqil meminta investor mencermati apakah ekosistem digitalisasi bank ini dapat bertahan hingga tahun depan.

"Namun yang bisa dicermati oleh investor adalah apakah ekosistem ini akan bertahan jangka panjang atau sampai beberapa tahun ke depan. Apalagi kalo kita lihat BBYB, baru-baru ini sedang aksi korporasi," terang Aqil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Bursa Saham Lesu di...
Bursa Saham Lesu di Akhir Pekan, Terjungkal ke 6.127 Sore Ini
10 Saham Paling Boncos...
10 Saham Paling Boncos dalam Sepekan, Terparah Ambles 53,49 Persen
Superbank Bukukan Laba...
Superbank Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp142 Miliar hingga April 2026
10 Saham Ini Merugi...
10 Saham Ini Merugi dalam Sepekan, Siapa Paling Boncos?
Depresiasi Rupiah di...
Depresiasi Rupiah di Tengah Penguatan Harga Saham
Bank Digital Harus Perkuat...
Bank Digital Harus Perkuat Keamanan Siber
Fitur dan Keamanan Data...
Fitur dan Keamanan Data Jadi Faktor Gen Z Memilih Bank Digital
Rekomendasi
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved