Lakukan Stock Split, 123 Miliar Saham BCA Bakal Berceceran di Bursa

Jum'at, 30 Juli 2021 - 17:55 WIB
loading...
Lakukan Stock Split,...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan melaksanakan pemecahan nilai saham atau stock split. Aksi itu dilakukan BCA setelah mencermati perkembangan dan dinamika ekonomi dan pasar di dalam negeri, termasuk aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam rapat direksi dan komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BCA) pada tanggal 29 Juli 2021 telah disetujui stock split dengan rasio 1:5 (1 saham lama menjadi 5 saham baru). Saat ini nilai nominal per unit saham BBCA adalah Rp62,50, sedangkan nilai nominal per unit saham BBCA setelah stock split akan menjadi sebesar Rp12,5. Sementara harga saham BBCA pada saat informasi ini dikeluarkan berkisar di level Rp30.000 per unit saham.

Baca juga:1.759 Orang Meninggal Akibat COVID-19, Jateng dan Jatim Tertinggi

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyampaikan, pihaknya berkomitmen mendorong perkembangan pasar modal Tanah Air. Makanya, perseroan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para investor ritel untuk berinvestasi di saham BCA.

“Melalui stock split ini, kami berharap harga saham BBCA akan lebih terjangkau bagi para investor ritel, utamanya demografi investor muda yang saat ini aktif meramaikan bursa. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan kami untuk meningkatkan likuiditas perdagangan di pasar modal dalam negeri,” ujar Jahja dalam keterangan tertulis, Jumat (30/7/2021).

Proses stock split akan mengikuti ketentuan yang berlaku dan membutuhkan persetujuan pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 23 September 2021. Setelah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham, BCA akan berkoordinasi dengan Bursa Efek Indonesia untuk memproses stock split yang diperkirakan akan terjadi pada bulan Oktober 2021.

Baca juga:Renang Gaya Dada Ternyata Mempunyai Banyak Manfaat untuk Kesehatan, Apa Saja?

Menutip Ivesting.com, saat ini jumlah saham beredar BBCA sebanyak 24,65 miliar lembar. Setelah dilakukan stock split jumlah saham beredar itu akan mencapai sekitar 123 miliar lembar.

Jumlah itu akan menyangi saham beredar Bank BRI (BBRI) yang tercatat sebanyak 122,5 miliar lembar. Posisi tertinggi jumlah saham beredar dipegang Smartfren Telecom Tbk (FREN) sebanyak 263,2 miliar lembar.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Regulator Mundur, IHSG...
Regulator Mundur, IHSG Tersungkur: Ketika Krisis Kepercayaan Menghantam Pasar Modal
Rekomendasi
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved