Lagi! Garuda Indonesia Tekor Rp5,57 Triliun di Kuartal I-2021
Senin, 02 Agustus 2021 - 13:20 WIB
loading...
A
A
A
GIAA mencatatkan adanya kenaikan beban pemeliharaan dan perbaikan di kuartal I-2021 menjadi USD159,73 juta dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar USD128,52 juta. Sementara itu, beban operasional penerbangan turun menjadi USD392,25 juta dari sebelumnya USD525,65 juta, dan beban umum dan administrasi turun menjadi USD46,25 juta dari sebelumnya USD72,45 juta.
Baca juga:Video Jesslyn Menanti Bapak Datang Ditonton 11 Juta Kali di TikTok
Manajemen Garuda menjelaskan, perusahaan mengalami kerugian sebesar USD385,4 juta dan liabilitas jangka pendek Grup melebihi aset lancarnya sejumlah USD4,07 miliar dan Grup mengalami defisiensi ekuitas sebesar USD2,32 miliar.
Baca juga:Video Jesslyn Menanti Bapak Datang Ditonton 11 Juta Kali di TikTok
Manajemen Garuda menjelaskan, perusahaan mengalami kerugian sebesar USD385,4 juta dan liabilitas jangka pendek Grup melebihi aset lancarnya sejumlah USD4,07 miliar dan Grup mengalami defisiensi ekuitas sebesar USD2,32 miliar.
(uka)
Lihat Juga :