Ungguli Tesla di Ajang Fortune 500, Bukti Manajemen Pertamina Makin Solid
Selasa, 03 Agustus 2021 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
"Pertamina juga sebagai BUMN yang menjalankan fungsi penugasan dari pemerintah untuk menjalankan public service obligation sejauh ini sudah berjalan dengan baik. Ketersedian akan energi seperti BBM dan LPG bisa tersalurkan dengan baik. Program BBM 1 harga juga terus dijalankan dalam rangka ketersediaan energi untuk wilayah 3T," jelas dia.
Ditengah pandemi yang masih belum berakhir saat ini dimana triple shock masih terjadi, kata Mamit, maka inovasi dan efisiensi harus tetap dilakukan oleh Pertamina dengan tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. "Ketersediaan dan pemerataan energi harus tetap dijalankan oleh Pertamina seoptimal mungkin. Dengan dukuangan dari semua pihak, target untuk menjadi world class company bukan menjadi hal sulit untuk di capai," jelas dia.
Diketahui, Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk ke 500 papan atas dunia. Dalam torehannya yakni mampu meraih pendapata konsolidasi 2020 USD 41,47 miliar, kontribusi pada penerimaan negara 2020 Rp 199,8 triliun, operasi global sebanyak 45 wilayah.
Kemudian mampu menyalurkan energi melalui lebih
- 6.800 SPBU
- 1.088 Pertashop
- 500 ribu jaringan gas rumah tangga.
Dan mampu mengoperasikan lebih
- 100 terminal BBM dan LPG
- 750 kapal. Produksi migas 863 MBOEPD dan mengelola
- 7 kilang nasional
- 1.885.66 MW kapasitas NRE (Panas Bumi, PLTS, PLTGB).
Capaian itu, menurut Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati merupakan capaian atas inovasi dan terobosan bisnis yang dilakukan Pertamina selama ini. "Ini merupakan pengakuan dunia internasional bahwa Pertamina sejajar dengan world class company lainnya," kata Nicke
Ditengah pandemi yang masih belum berakhir saat ini dimana triple shock masih terjadi, kata Mamit, maka inovasi dan efisiensi harus tetap dilakukan oleh Pertamina dengan tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. "Ketersediaan dan pemerataan energi harus tetap dijalankan oleh Pertamina seoptimal mungkin. Dengan dukuangan dari semua pihak, target untuk menjadi world class company bukan menjadi hal sulit untuk di capai," jelas dia.
Diketahui, Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk ke 500 papan atas dunia. Dalam torehannya yakni mampu meraih pendapata konsolidasi 2020 USD 41,47 miliar, kontribusi pada penerimaan negara 2020 Rp 199,8 triliun, operasi global sebanyak 45 wilayah.
Kemudian mampu menyalurkan energi melalui lebih
- 6.800 SPBU
- 1.088 Pertashop
- 500 ribu jaringan gas rumah tangga.
Dan mampu mengoperasikan lebih
- 100 terminal BBM dan LPG
- 750 kapal. Produksi migas 863 MBOEPD dan mengelola
- 7 kilang nasional
- 1.885.66 MW kapasitas NRE (Panas Bumi, PLTS, PLTGB).
Capaian itu, menurut Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati merupakan capaian atas inovasi dan terobosan bisnis yang dilakukan Pertamina selama ini. "Ini merupakan pengakuan dunia internasional bahwa Pertamina sejajar dengan world class company lainnya," kata Nicke
Lihat Juga :