Menko Airlangga Beberkan Strategi Hadapi Fluktuasi Kasus di Luar Jawa-Bali
Selasa, 03 Agustus 2021 - 20:12 WIB
loading...
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, terkait perkembangan kasus yang masih fluktuatif di luar Jawa Bali. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan, terkait perkembangan kasus Covid-19 yang masih fluktuatif di luar Jawa Bali. Pemerintah terus mendorong upaya perbaikan, dan dari beberapa indikator terlihat sudah ada perbaikan.
Baca Juga: RI Masuk Daftar Merah Sejumlah Negara, Penanganan Covid-19 dan Diplomasi Jadi Kunci
Pada tingkat hulu, peningkatan testing terus didorong mencapai target minimal testing per hari yang ditetapkan instruksi Mendagri. Di beberapa daerah angka testing sudah naik mendekati target, secara keseluruhan naik rata-rata 50 persen.
"Seperti di Kota Tarakan sudah 78,5 persen dari instruksi Mendagri terkait target harian, Kota Jayapura 73,1, Kota Pekanbaru 67,9, dan Makassar 62,2 persen," papar Airlangga dalam Konferensi Pers.
Selain testing, Airlangga menyampaikan, peningkatan tracing oleh tracer juga terus didorong dan akan dipersiapkanmetode digital tracing. Kepatuhan penggunaan masker, dan target vaksinasi daerah juga terus didorong.
Vaksinasi di beberapa kota besar luar Pulau Jawa prosentasenya sudah juga di atas nasional, yaitu di Kota Medan sudah 33,39%, Makasar 39,41%, Banjarmasin 26,9, Pekanbaru 42%, kemudian Kota Banjarbaru 27%, Jayapura 41,62 persen dan di Kepri juga sudah tinggi juga di atas 60%.
Airlangga menambahkan, untuk tingkat hilir, pemerintah juga menjaga tingkat BOR (Bed Occupation Rate) , menambah kapasitas tempat tidur dan disiapkan juga fasilitas isolasi terpusat. Ketersediaan obat-obatan dan pasokan oksigen medis juga dijaga.
Baca Juga: RI Masuk Daftar Merah Sejumlah Negara, Penanganan Covid-19 dan Diplomasi Jadi Kunci
Pada tingkat hulu, peningkatan testing terus didorong mencapai target minimal testing per hari yang ditetapkan instruksi Mendagri. Di beberapa daerah angka testing sudah naik mendekati target, secara keseluruhan naik rata-rata 50 persen.
"Seperti di Kota Tarakan sudah 78,5 persen dari instruksi Mendagri terkait target harian, Kota Jayapura 73,1, Kota Pekanbaru 67,9, dan Makassar 62,2 persen," papar Airlangga dalam Konferensi Pers.
Selain testing, Airlangga menyampaikan, peningkatan tracing oleh tracer juga terus didorong dan akan dipersiapkanmetode digital tracing. Kepatuhan penggunaan masker, dan target vaksinasi daerah juga terus didorong.
Vaksinasi di beberapa kota besar luar Pulau Jawa prosentasenya sudah juga di atas nasional, yaitu di Kota Medan sudah 33,39%, Makasar 39,41%, Banjarmasin 26,9, Pekanbaru 42%, kemudian Kota Banjarbaru 27%, Jayapura 41,62 persen dan di Kepri juga sudah tinggi juga di atas 60%.
Airlangga menambahkan, untuk tingkat hilir, pemerintah juga menjaga tingkat BOR (Bed Occupation Rate) , menambah kapasitas tempat tidur dan disiapkan juga fasilitas isolasi terpusat. Ketersediaan obat-obatan dan pasokan oksigen medis juga dijaga.
Lihat Juga :