Insiden Beras Bansos PPKM Menggumpal, Bulog Utus Tim ke Pandeglang
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 21:22 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Perum Bulog kembali menerjunkan tim monitoring dan evaluasi ke Pandeglang, Banten, menyusul adanya insiden beras bantuan sosial (bansos) PPKM yang menggumpal.
Kepala Bagian Humas Bulog, Tomi Wijaya mengatakan, tim monitoring juga akan menelusuri proses pengiriman beras bantuan PPKM di daerah tersebut agar berjalan lancar. Di mana, fokus tim pada proses penyediaan hingga pengiriman.
Baca juga: Sri Mulyani: PPKM Bakal Pengaruhi Penerimaan Perpajakan
“Walau tindakan perbaikannya sudah dilakukan, namun tetap akan kita evaluasi guna mencegah terjadinya hal-hal seperti ini dan menjadi prosedur tetap dalam pola penanganan insiden serupa nantinya, termasuk kemungkinan adanya perubahan cuaca ekstrim dan lokasi terpencil yang beresiko tinggi,” ujar Tomi dalam keterangan pers, Jumat (6/8/2021).
Dari hasil penelusuran sementara, kata dia, hanya sebagian kecil karung beras yang terkena tetesan air hujan saat proses pengiriman dilakukan pada Minggu (1/8) lalu. Sementara selebihnya beras masih dalam kondisi baik. Meski demikian, semua beras sudah ditarik dan diganti dengan yang baru dengan kualitas yang baik.
Kepala Bagian Humas Bulog, Tomi Wijaya mengatakan, tim monitoring juga akan menelusuri proses pengiriman beras bantuan PPKM di daerah tersebut agar berjalan lancar. Di mana, fokus tim pada proses penyediaan hingga pengiriman.
Baca juga: Sri Mulyani: PPKM Bakal Pengaruhi Penerimaan Perpajakan
“Walau tindakan perbaikannya sudah dilakukan, namun tetap akan kita evaluasi guna mencegah terjadinya hal-hal seperti ini dan menjadi prosedur tetap dalam pola penanganan insiden serupa nantinya, termasuk kemungkinan adanya perubahan cuaca ekstrim dan lokasi terpencil yang beresiko tinggi,” ujar Tomi dalam keterangan pers, Jumat (6/8/2021).
Dari hasil penelusuran sementara, kata dia, hanya sebagian kecil karung beras yang terkena tetesan air hujan saat proses pengiriman dilakukan pada Minggu (1/8) lalu. Sementara selebihnya beras masih dalam kondisi baik. Meski demikian, semua beras sudah ditarik dan diganti dengan yang baru dengan kualitas yang baik.
Lihat Juga :