Lowongan Kerja di AS Tembus Level Tertinggi Menjadi 10,1 Juta

Selasa, 10 Agustus 2021 - 06:59 WIB
loading...
Lowongan Kerja di AS...
Lowongan kerja di Amerika Serikat (AS) mencapai rekor baru pada bulan Juni 2021 di tengah laporan negara itu terus menghadapi kekurangan tenaga kerja. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Lowongan kerja di Amerika Serikat (AS) mencapai rekor baru pada bulan Juni 2021 di tengah laporan negara itu terus menghadapi kekurangan tenaga kerja. Lowongan kerja melonjak 590.000 menjadi 10,1 juta dalam sebulan, menurut data dari Departemen Tenaga Kerja.

Baca Juga: Pemulihan Ekonomi AS Mulai Terlihat, Fed Sebut Risiko Tetap Ada

Angka tersebut tercatat meningkat dari rekor sebelumnya, 9,5 juta lowongan kerja pada bulan Mei lalu. Hal ini jauh di atas ekspektasi para ekonom. Peningkatan lowongan kerja muncul saat perusahaan berjuang mencari tenaga kerja untuk sektor-sektor seperti rekreasi dan perhotelan saat ekonomi mulai dibuka kembali.

"Rasio bukan untuk karyawan, meskipun pelonggaran pada bulan Juni, tetap pada tingkat yang meningkat secara historis," kata analis JPMorgan, Peter McCrory.

Sebagai informasi, angka pengangguran di Negeri Paman -julukan AS- sudah melonjak hingga 14,8% pada awal pandemi virus corona. Akan tetap belakangan, ekonomi telah pulih dengan upaya menjadi kuat tahun ini.

Namun, meskipun pembatasan mulai longgar, para pekerja belum terburu-buru untuk kembali ke pekerjaan mereka dalam jumlah yang diharapkan. Kurangnya lowongan kerja disebabkan kurangnya pengasuh anak dengan biaya yang terjangkau.

Lalu adanya tunjangan pengangguran dan pensiun terkait pandemi dan perubahan karier. Beberapa juga menyakini ada terlalu banyak pekerjaan berketerampilan rendah yang diiklankan, serta tidak cukupnya jumlah kandidat yang cocok.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rupiah Ambruk Parah,...
Rupiah Ambruk Parah, Pelaku Industri Susu Mulai Cemas
Rupiah Pagi Ini Ambruk...
Rupiah Pagi Ini Ambruk ke Rp17.885 per Dolar AS, Apa Pemicunya?
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Rekomendasi
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved