IKAPPI: Jangan Buru-buru Terapkan Wajib Ada Kartu Vaksin untuk Masuk Pasar
Selasa, 10 Agustus 2021 - 13:01 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga merujuk masalah lainnya terkait prosedur vaksinasi, seperti vaksinasi bagi penyintas Covid-19. "Kita bisa bayangkan jika ada pedagang pasar penyintas Covid, dia harus berhenti berjualan selama 3 bulan jika merujuk prosedur vaksinasi bagi penyintas," ujarnya.
Dia juga mempertanyakan jika pedagangn yang ingin divaksin namun memiliki penyakit tertentu yang menghalanginya untuk divaksin. "Otomatis dia tidak bisa berjualan karena tidak ada pengganti kartu vaksin yang di sediakan oleh pemerintah," cetusnya. Seharusnya, kata dia, pemerintah terlebih dulu menyiapkan kartu tambahan selain kartu vaksin bagi mereka yang dinyatakan tidak bisa divaksin.
Baca Juga: Taliban Eksekusi Wanita Muda Afghanistan karena Berpakaian Ketat
Selain itu, IKAPPI juga melihat bahwa syarat menunjukkan kartu vaksin untuk masuk pasar bagi pengunjung dan pedagang justru akan menimbulkan kerumunan di pasar. Pasalnya, SDM keamanan pasar terbatas, sehingga saat pagi ketikan pedagang dan pembeli hendak masuk pasar bersama-sama, waktu panjang karena harus menunjukkan kartu vaksin.
"Itu akan menimbulkan kerumunan di pintu masuk pasar. Kecuali sudah disiapkan teknologi yang memang mempermudah screning kartu vaksin tersebut," tandasnya.
Dia juga mempertanyakan jika pedagangn yang ingin divaksin namun memiliki penyakit tertentu yang menghalanginya untuk divaksin. "Otomatis dia tidak bisa berjualan karena tidak ada pengganti kartu vaksin yang di sediakan oleh pemerintah," cetusnya. Seharusnya, kata dia, pemerintah terlebih dulu menyiapkan kartu tambahan selain kartu vaksin bagi mereka yang dinyatakan tidak bisa divaksin.
Baca Juga: Taliban Eksekusi Wanita Muda Afghanistan karena Berpakaian Ketat
Selain itu, IKAPPI juga melihat bahwa syarat menunjukkan kartu vaksin untuk masuk pasar bagi pengunjung dan pedagang justru akan menimbulkan kerumunan di pasar. Pasalnya, SDM keamanan pasar terbatas, sehingga saat pagi ketikan pedagang dan pembeli hendak masuk pasar bersama-sama, waktu panjang karena harus menunjukkan kartu vaksin.
"Itu akan menimbulkan kerumunan di pintu masuk pasar. Kecuali sudah disiapkan teknologi yang memang mempermudah screning kartu vaksin tersebut," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :