IKAPPI: Jangan Buru-buru Terapkan Wajib Ada Kartu Vaksin untuk Masuk Pasar

Selasa, 10 Agustus 2021 - 13:01 WIB
loading...
IKAPPI: Jangan Buru-buru...
IKAPPI keberatan jika aturan wajib menunjukkan kartu vaksin diterapkan untuk masuk pasar tradisional. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) meminta pemerintah DKI tidak terburu buru mengisyaratkan untuk mewajibkan kartu vaksin sebagai syarat untuk masuk ke pasar tradisional.

Pasalnya, hal itu dinilai berlebihan jika melihat fakta di lapangan dimana belum adanya sosialisasi dan edukasi untuk pedagang pasar tentang vaksin, serta minimnya akses vaksinasi bagi pedagang di pasar-pasar tradisional di DKI Jakarta.

Baca Juga: Wacana Makan di Restoran Harus Bawa Kartu Vaksin, PHRI: Kalau Masuk Warteg?

"DKI punya 154 pasar tradisional di bawah naungan PD. Dalam catatan kami yang sudah divaksin baru beberapa pasar saja," kata Infokom IKAPPI Muhammad Ainun Najin Kabid di Jakarta, Selasa (10/8/2021).

IKAPPI mendorong vaksinasi dilakukan langsung di pasar karena pedagang cukup sulit untuk meninggalkan barang dagangannya menuju sentra-sentra vaksinasi. Selain akses vaksinasi yang masih minim, tidak menyeluruh dan tidak mudah, IKAPPI juga melihat tidak adanya alternatif pengganti kartu vaksin oleh Pemprov DKI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebakaran Pasar Induk...
Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Rugikan Rp35 Miliar, Ikappi Sebut Ada Ledakan
Optimalisasi Pasar Rakyat...
Optimalisasi Pasar Rakyat agar Pangan Murah Menyentuh Ujung Daerah
Beras Oplosan Marak...
Beras Oplosan Marak Beredar, Asosiasi: Pedagang Pasar Kerap Disalahkan
Tolak Penyeragaman Kemasan...
Tolak Penyeragaman Kemasan Rokok, Pedagang Pasar Tekankan Edukasi Menyeluruh
Bungkus Rokok Seragam,...
Bungkus Rokok Seragam, Pedagang Cemas Bakal Menggerus Pendapatan
Harga Beras Naik, Pedagang...
Harga Beras Naik, Pedagang Mengeluh Penjualan Turun
Habis Covid-19, Muncul...
Habis Covid-19, Muncul Hantavirus: Ini Daftar 5 Perusahaan Vaksin yang Untung Besar-besaran
Pasar Cipulir Banjir,...
Pasar Cipulir Banjir, Pedagang Sedih Omzet Turun Drastis
Pramono Diminta Pertimbangkan...
Pramono Diminta Pertimbangkan Nasib Pedagang Sebelum Terapkan Perda KTR
Rekomendasi
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Layanan, ShopeeFood Fokus Dorong Pengembangan Kompetensi Mitra Pengemudi
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Berita Terkini
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Infografis
5 Menu Sarapan Praktis...
5 Menu Sarapan Praktis yang Wajib Ada di Meja Makan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved