Warteg Merambah Layanan Digital, Erick Thohir: Tidak Bisa Lihat Ekonomi Hanya dari Konglomerat

Rabu, 11 Agustus 2021 - 14:31 WIB
loading...
Warteg Merambah Layanan Digital, Erick Thohir: Tidak Bisa Lihat Ekonomi Hanya dari Konglomerat
Warteg Mbah Galieh yang berada di bilangan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menjadi tempat tujuan makan siang Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Warteg Mbah Galieh yang berada di bilangan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menjadi tempat tujuan makan siang Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir . Kunjungan mantan Bos Inter Milan itu sekaligus meninjau transformasi warteg yang sukses mengembangkan usahanya ke ranah digital .

Baca Juga: Wacana Makan di Restoran Harus Bawa Kartu Vaksin, PHRI: Kalau Masuk Warteg?

Dalam kesempatan itu, Erick Thohir menyebut bahwa warteg juga merupakan roda ekonomi masyarakat yang harus dikembangkan meski di tengah pandemi Covid 19.

"Warteg itu kan juga menjadi ujung tombak ekonomi, kita tidak bisa melihat ekonomi ini hanya berdasarkan pembangunan dari konglomerat. Tetapi yang penting bagaimana ultra mikro UMKM juga harus kita bangun," ujar Menteri BUMN kepada MNC Portal pada, Rabu (11/8/2021).

Erick Thohir mengapresiasi warteg Galieh yang kini sudah mengembangkan jaringan bisnisnya melalui aplikasi digital untuk pembayarannya.

"Saya rasa sekarang, banyak enterpreneur muda tidak hanya berusaha, tetapi ada sosial value, sosial impact, yang itu membedakan generasi pengusaha yang dulu dan yang sekarang," sambung Menteri Erick.



Baca Juga: Kepgub DKI, Makan di Warteg dan ke Tempat Ibadah Harus Punya Sertifikat Vaksin

Menurutnya, pembangunan pemerintah harus seimbang, antara pengusaha kecil dan pengusaha besar untuk sama-sama memulihkan ekonomi nasional

"Kita harus membangun indonesia yang seimbang, ini yang kita harus apresiasi dengan pengusaha kecil, yang berhasil mengembangan warteg ke ranah digital," ungkapnya.

Menteri BUMN menyebut, ekosistem warteg digital ini luar biasa. "Karena itu kami BUMN melihat ini sebuah kesempatan juga bagaimana yang selama ini BUMN sudah terus membangun lokomotif layanan masyarakat," tutur Erick.
(akr)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3598 seconds (11.210#12.26)