Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 07:43 WIB
loading...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
IHSG diprediksi menguat terbatas. Foto/Dok SINDOnews/Eko Purwanto
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpotensi mengalami penguatan meski terbatas. Indeks diperkirakan bergerak pada kisaran 6.107-6.170.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG rebound tepat di level support bullish trendline dan Moving Average 20 hari memberikan indikasi yang cukup positif pada arah pergerakan selanjutnya.

"Indikator stochastic dan RSI masih bergerak pada momentum bearish mengiringi pergerakan terkonsolidasi indikator MACD. Sehingga IHSG berpeluang mencoba kembali menguat dengan pergerakan terbatas dengan support resistance 6.107-6.170," ujar Lanjar dalam risetnya, Jumat (13/8/2021).

Baca juga: Pemegang Saham SIDO Akan Dapat Saham Bonus dari Perusahaan

Adapun sejumlah saham yang masih dapat dicermati secara teknikal diantaranya AGII, AKRA, ANTM, ESSA, HRUM, INCO, INDF, MIKA, SMRA, TBIG, TINS, TOWR.

Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 51,24 poin atau 0,84 persen ke level 6.139 disaat mayoritas indeks saham Asia tertekan. Saham TLKM, ARTO, UNTR, BMRI dan MDKA berbalik menguat menjadi leader pergerakan pada IHSG.

Transaksi didominasi investor domestik terlihat investor asing tercatat net sell sebesar Rp505,57 miliar disaat IHSG cukup optimis. Indeks sektor infrastruktur (+2,72%), Industri (+2,59%) dan Barang Baku (+2,09%) menguat lebih dari dua persen menjadi pemimpin pada indeks sektoral.

Leader:
TLKM, ARTO, UNTR, BMRI, MDKA

Laggard:
DCII, BUKA, AMRT, BSIM, UNVR

Baca juga: Ragam Modus Investasi Ilegal, Mulai dari Pohon Jabon hingga Tiktok

Sementara itu, Bursa saham Asia berpotensi terkonsolidasi diperdagangan hari jumat karena penyebaran varian delta dan pembatasan regulasi China meredam sentimen meskipun ada rekor penutupan baru di Wall Street semalam.

S&P 500 mencapai puncak baru, mengiringi penguatan Nasdaq 100. Imbal hasil Treasury AS sepuluh tahun mencapai tertinggi satu bulan di tengah lelang 30 tahun yang optimis merespon data yang inflasi dan pemulihan pasar tenaga kerja.

Fokus di China tetap pada dorongan Beijing untuk melakukan kontrol lebih besar pada berbagai industri. Dari dalam negeri masih seputar kekhawatiran dampak kasus Covid-19 terhadap prospek PPKM darurat ke depan. Sehingga, secara sentimen IHSG berpotensi menguat terbatas di akhir pekan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
IHSG Tertekan, Wakil...
IHSG Tertekan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Bersama Rosan Roeslani Sidak ke BEI!
Rekomendasi
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved