Bebas Bersyarat, Bos Samsung Minta Maaf dan Janji Kerja Keras

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 11:10 WIB
loading...
A A A
Pada 5 Februari 2018, pengadilan banding membebaskan dan menangguhkan hukuman bagi pria yang memiliki harta bersih senilai USD12,5 miliar (Mei 2021) tersebut.

Lee yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi di tengah pandemi melalui perusahaannya, masih perlu mengurus izin dari kementerian hukum di Negeri Ginseng.

Raksasa teknologi Samsung yang merupakan salah satu produsen gawai pintar terbesar di dunia ini sejatinya tidak memiliki dampak atas ketidakhadiran Lee dalam manajemen, kata seorang perwakilan perusahaan.

Kendati demikian, Lee punya posisi strategis yang bisa membuat keputusan proyek investasi besar di perusahaan, diantaranya keputusan terkait pembangunan pabrik Samsung di Amerika Serikat senilai USD17 miliar untuk memproduksi chip canggih masih menungguh kehadiran Lee. Investasi besar ini dilaksanakan di tengah minimnya pasokan chip global dan ketatnya persaingan kompetitor seperti TSMC dan Intel Corp.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berhasil Lintasi Selat...
Berhasil Lintasi Selat Hormuz, 1 Juta Barel Minyak Tiba di Korsel
Prabowo Bawa Oleh-oleh...
Prabowo Bawa Oleh-oleh Investasi Rp173 Triliun dari Korea Selatan
Komite Generasi Muda...
Komite Generasi Muda OKTA Cabang Jakarta 2026 Resmi Meluncur
Tiga Negara Bersaing...
Tiga Negara Bersaing Garap Proyek Pembangkit Nuklir Pertama di Indonesia
Lotte Chemical Tanam...
Lotte Chemical Tanam Duit Rp62 Triliun, Simbol Kuat Kemitraan Ekonomi Indonesia–Korea
MNC Asset Management...
MNC Asset Management dan KISI Jalin Kerja Sama, Permudah Akses Investasi Reksa Dana
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Rekomendasi
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Jepang Uji Coba 4 Hari...
Jepang Uji Coba 4 Hari Kerja untuk Ubah Stigma Negara Pekerja Keras
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved