Pengusaha Ngeluh Mumet, Banyak Mal Belum Dapat Izin Buka
Senin, 16 Agustus 2021 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
Pembukaan pusat perbelanjaan tak hanya menjadi harapan bagi semua pengusaha mal melainkan masyarakat yang jenuh dengan pengetatan pun kian ‘menjerit’. Ia mengatakan pusat perbelanjaan sudah cukup lama menanti izin pemerintah, sebab jika PPKM Level 4 kembali di perpanjang, penutupan usaha akan memasuki minggu ke tujuh.
Baca Juga: Biarpun Sudah 6 Pekan, Epidemiolog Sebut Perpanjangan PPKM Masih Diperlukan
Sementara itu, penutupan pusat perbelanjaan juga berdampak negatif pada sektor-sektor non formal yang berdampingan dengan operasional mal. Maka dari itu, besar harapan pengusaha agar mal kembali dibuka sehingga para pengais rejeki yang bergantung dengan karyawan mal dapat memperoleh penghasilan lagi.
“Kondisi sangat berat bukan hanya diderita oleh pusat perbelanjaan dan penyewa, tetapi juga terlebih sangat membebani usaha non formal berskala mikro dan kecil yang berada di sekitar Pusat Perbelanjaan. Seperti tempat kos, warung, ojek, parkir dan lain-lain yang selama ini melayani para pekerja di pusat perbelanjaan,” terang Alphonzus.
Ia pun menambahkan relaksasi, stimulus dan subsidi yang telah diberikan oleh pemerintah tidak akan mencukupi jika penutupan usaha berlangsung berkepanjangan.
Baca Juga: Biarpun Sudah 6 Pekan, Epidemiolog Sebut Perpanjangan PPKM Masih Diperlukan
Sementara itu, penutupan pusat perbelanjaan juga berdampak negatif pada sektor-sektor non formal yang berdampingan dengan operasional mal. Maka dari itu, besar harapan pengusaha agar mal kembali dibuka sehingga para pengais rejeki yang bergantung dengan karyawan mal dapat memperoleh penghasilan lagi.
“Kondisi sangat berat bukan hanya diderita oleh pusat perbelanjaan dan penyewa, tetapi juga terlebih sangat membebani usaha non formal berskala mikro dan kecil yang berada di sekitar Pusat Perbelanjaan. Seperti tempat kos, warung, ojek, parkir dan lain-lain yang selama ini melayani para pekerja di pusat perbelanjaan,” terang Alphonzus.
Ia pun menambahkan relaksasi, stimulus dan subsidi yang telah diberikan oleh pemerintah tidak akan mencukupi jika penutupan usaha berlangsung berkepanjangan.
(nng)
Lihat Juga :