Anak Usaha HDIT Siap Bantu Permodalan 200.000 Agen UMKM

Senin, 16 Agustus 2021 - 14:45 WIB
loading...
Anak Usaha HDIT Siap...
Anak usaha PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT) siap membantu permodalan 200 ribu agen UMKM. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Emiten sektor finansial teknologi (fintek) PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT) melalui anak usahanya PT Doeku Peduli Indonesia yang memiliki platform bisnis peer to peer lending (P2P lending) yaitu Doeku, siap membantu permodalan kepada lebih dari 200.000 agen UMKM yang merupakan mitra daripada jaringan perseroan.

“Mayoritas jaringan agen UMKM perseroan bergerak di bidang penjualan voucher pulsa telepon dan voucher listrik, rata-rata memiliki kebutuhan permodalan Rp3-5 juta setiap bulannya dengan perputaran sebesar minimal lima kali per bulan dari modal kerja,” ujar Corporate Secretary Hansel Davest Indonesia Ferdiana dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (16/8/21).

Baca Juga : Singapura Diselimuti Kekhawatiran Membengkaknya Utang Kaum Muda

Dengan modal tersebut, UMKM yang menjadi mitra Doeku dapat meraih potensi margin laba bersih (net profit margin) bagi pihak UMKM sebesar 5-8% per bulannya.

Selain potensi keuntungan tersebut beberapa keuntungan UMKM dari penyaluran modal platform Doeku adalah bunga yang kompetitif (mulai dari 15% p.a.), proses yang cepat dan mudah (100% online), dan biaya baru akan ditagih jika pinjaman sudah disetujui.

Doeku sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK sejak bulan Oktober 2019 dengan nomor terdaftar No:S- 599/NB,213/2019 dan saat ini sedang dalam proses eskalasi perijinan.

Dengan strategi bisnis ESG sustainability yang mengarah kepada UMKM, serta rencana pendanaan IPO pada 2022, perusahaan memprediksi kontribusi bisnis P2P lending tersebut dapat menyumbangkan profit margin sebesar 200% tahun depan.

Saat ini, Hensel Danvest Indonesia menawarkan produk-produk digital di bidang teknologi finansial dan perdagangan elektronik (e-commerce) seperti pulsa, token listrik, pembayaran tagihan, pemesanan tiket, dan voucher digital. Perusahaan dengan kode saham HDIT itu telah menjadi perusahaan pengembang ekosistem solusi teknologi finansial.

Sebagai salah satu perusahaan pemain terbesar di sektor fintek Indonesia, HDIT memiliki beberapa brand melalui jaringan anak usaha.

Brand perusahaan yaitu platform e-commerce yang ditujukkan bagi UMKM yang ingin memiliki toko online sendiri bernama EMPOSH. Produk lain adalah BiroPay yaitu layanan payment gateway dan switching pembayaran online yang menghubungkan UMKM dengan perusahaan teknologi finansial.

Saat ini, bisnis HDIT fokus pada perdagangan elektronik (e-commerce) dengan produk-produk digital seperti pulsa, token listrik, pembayaran tagihan, pemesanan tiket, voucher digital sudah memiliki lebih dari 200.000 agen pembayaran di seluruh Indonesia yang terdiri dari perusahaan swasta, distributor lokal, UMKM hingga perorangan.

Baca Juga : Jokowi Targetkan Investasi 2021 Bisa Tembus Rp900 Triliun

Memiliki berbagai macam jenis usaha dan platform, Hensel Davest Indonesia berharap bisa menjadi perusahaan yang menawarkan solusi digital kepada masyarakat dengan berbagai layanan finansial dalam ekosistem yang terintegrasi.

“Meskipun terdampak pandemi yang melanda dari tahun 2020 hingga sekarang ini, tetapi perusahaan menilai pandemi tidak menjadi halangan untuk HDIT terus memanfaatkan peluang yang ada. Hensel Davest Indonesia melihat peluang besar untuk tumbuh pesat pada bidang usaha pembelian produk dan pembayaran secara digital,” jelasnya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
MPStore Sabet Penghargaan...
MPStore Sabet Penghargaan DIA 2026, Pacu Inovasi Digital UMKM
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rekomendasi
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved