Surplus Perdagangan USD2,59 Miliar Belum Ngaruh ke Rupiah
Rabu, 18 Agustus 2021 - 17:03 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup stagnan di level Rp14.373 atas dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore ini. Padahal, laporan Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai neraca perdagangan pada Juli 2021 mengalami surplus sebesar USD2,59 miliar tidak memberikan dampak positif terhadap mata uang garuda.
"Kalau kita amati dari tahun 2020, surplus ini membukukan selama 15 bulan beruntun. Jadi 15 bulan kebelakang kita selalu surplus, ini juga memberikan indikasi ekonomi membaik karena neraca perdagangan kita selama 15 bulan beruntun mengalami surplus," terang Kepala BPS Margo Yuwono saat konferensi pers secara virtual, Rabu (18/8/2021).
Sepanjang 2020 surplus tertinggi terjadi pada Oktober 2020 yang mencapai USD3,58 miliar. Sedangkan di 2021 surplus neraca perdagangan tertinggi terjadi pada Mei sebesar USD2,70 miliar.
Baca juga: Baku Hantam, Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Solok Ricuh Sejumlah Asbak Melayang
Menurut analis keuangan, Ibrahim Assuaibi, realisasi tersebut lebih tinggi dibandingkan surplus pada Juni 2021 sebesar USD 1,32 miliar, tetapi masih lebih rendah dari surplus neraca dagang Juli 2020 yakni USD 3,26 miliar.
"Kalau kita amati dari tahun 2020, surplus ini membukukan selama 15 bulan beruntun. Jadi 15 bulan kebelakang kita selalu surplus, ini juga memberikan indikasi ekonomi membaik karena neraca perdagangan kita selama 15 bulan beruntun mengalami surplus," terang Kepala BPS Margo Yuwono saat konferensi pers secara virtual, Rabu (18/8/2021).
Sepanjang 2020 surplus tertinggi terjadi pada Oktober 2020 yang mencapai USD3,58 miliar. Sedangkan di 2021 surplus neraca perdagangan tertinggi terjadi pada Mei sebesar USD2,70 miliar.
Baca juga: Baku Hantam, Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Solok Ricuh Sejumlah Asbak Melayang
Menurut analis keuangan, Ibrahim Assuaibi, realisasi tersebut lebih tinggi dibandingkan surplus pada Juni 2021 sebesar USD 1,32 miliar, tetapi masih lebih rendah dari surplus neraca dagang Juli 2020 yakni USD 3,26 miliar.
Lihat Juga :