Genjot Vaksinasi Industri Pengolahan Tembakau, RELX Indonesia Kasih Dukungan
Rabu, 18 Agustus 2021 - 16:02 WIB
loading...
Program vaksinasi COVID-19 tahap pertama tersebut ditujukan bagi 400 orang pekerja di industri hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Peran semua pihak dibutuhkan dalam program vaksinasi di Indonesia, termasuk industri. Hal inilah yang mendorong RELX Indonesia sebagai bagian dari Aliansi Pengusaha Pengantar Nikotin Elektronik Indonesia (APPNINDO) untuk ikut berpartisipasi dalam program 'Vaporista Tangguh Industri HPTL Tumbuh' yang digelar oleh APPNINDO bersama dengan Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI).
Baca Juga: Diterjang Pandemi, Pelaku UMKM Vape Sulit 'Ngebul'
General Manager RELX Indonesia, Yudhistira Eka Saputra menerangkan, program vaksinasi COVID-19 tahap pertama tersebut ditujukan bagi 400 orang pekerja di industri hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
“Kami dukung program vaksinasi ini agar pandemi Covid-19 cepat usai, dan juga sebagai bentuk tanggungjawab industri dalam membantu percepatan program vaksinasi Pemerintah Indonesia,” tutur Yudhi di sela-sela acara vaksinasi.
Ia menambahkan, 400 orang yang menjadi sasaran program vaksinasi tersebut adalah vaporista dan pemilik toko vape. Acara berjalan dengan tertib dan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Masyarakat yang divaksin datang sesuai jam dan nomor antrean.
Baca Juga: Diterjang Pandemi, Pelaku UMKM Vape Sulit 'Ngebul'
General Manager RELX Indonesia, Yudhistira Eka Saputra menerangkan, program vaksinasi COVID-19 tahap pertama tersebut ditujukan bagi 400 orang pekerja di industri hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
“Kami dukung program vaksinasi ini agar pandemi Covid-19 cepat usai, dan juga sebagai bentuk tanggungjawab industri dalam membantu percepatan program vaksinasi Pemerintah Indonesia,” tutur Yudhi di sela-sela acara vaksinasi.
Ia menambahkan, 400 orang yang menjadi sasaran program vaksinasi tersebut adalah vaporista dan pemilik toko vape. Acara berjalan dengan tertib dan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Masyarakat yang divaksin datang sesuai jam dan nomor antrean.
Lihat Juga :