APBN 2020 Defisit Rp953,3 Triliun, Anggota DPR Ini Tetap Mengapresiasi

Kamis, 19 Agustus 2021 - 16:03 WIB
loading...
APBN 2020 Defisit Rp953,3...
Anggota DPR, Wihadi Wiyanto. Foto/MPI/Azhfar Muhammad
A A A
JAKARTA - Anggota komisi XI DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Wihadi Wiyanto mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020 mengalami defisit Rp953,3 triliun karena pandemi virus Covid-19.

"APBN tahun 2020 mengalami defisit Rp 953,3 triliun karena pandemi virus Covid-19 yang belum selesai. Angka tersebut di atas 6,09% dari produk domestik bruto (PDB)," ungkap Wihandi melalui pernyataan virtual, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: Jokowi Pede, Defisit APBN 2022 Turun Jadi 4,85%

Menurut Wihandi, hal tersebut akibat lesunya daya beli masyarakat yang berdampak pada target penerimaan pajak negara. “Dimulai dari Maret 2020 awal mula pandemi, pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat, penerimaan negara juga menjadi loyo akibat pandemi ini terutama akibat realisasi penerimaan pajak yang terkontraksi hingga 19,7%,” tambahnya.

Wihadi melanjutkan, secara rinci, defisit anggaran pada 2020 disebabkan karena penerimaan negara yang minus 16,7% secara tahunan (year-on-year/yoy) dengan realisasi sebesar Rp1.631,6 triliun. "Pencapaian ini juga setara dengan 96,1% dari target penerimaan negara yang dipatok sebesar Rp1.699,9 triliun," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Ribuan Titik Panas Kepung...
Ribuan Titik Panas Kepung Kalimantan, Legislator PDIP Desak Optimalisasi Penanganan Karhutla
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved