Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp14.452 per Dolar AS
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 17:31 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, lanjut dia, transaksi berjalan mengalami defisit USD2,23 miliar atau 0,77% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Capaian tersebut lebih dalam dibandingkan kuartal sebelumnya yang minus USD1,06 miliar (0,38% PDB).
Meski transaksi berjalan mengalami defisit dalam 2 kuartal beruntun, tetapi menurut Ibrahim, hal tersebut memberikan gambaran roda perekonomian dunia yang kembali berputar.
Baca juga: BI Yakin Bisa 'Pagari' Indonesia dari Dampak Buruk Kebijakan The Fed
Dibandingkan ketika surplus pada kuartal III dan IV/2020, saat itu roda perekonomian nyaris terhenti akibat penerapan pembatasan sosial hingga lockdown di berbagai negara.
“Sedangkan untuk perdagangan minggu depan tepatnya Senin (23/8), mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.450-Rp14.500,” tutupnya.
Meski transaksi berjalan mengalami defisit dalam 2 kuartal beruntun, tetapi menurut Ibrahim, hal tersebut memberikan gambaran roda perekonomian dunia yang kembali berputar.
Baca juga: BI Yakin Bisa 'Pagari' Indonesia dari Dampak Buruk Kebijakan The Fed
Dibandingkan ketika surplus pada kuartal III dan IV/2020, saat itu roda perekonomian nyaris terhenti akibat penerapan pembatasan sosial hingga lockdown di berbagai negara.
“Sedangkan untuk perdagangan minggu depan tepatnya Senin (23/8), mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.450-Rp14.500,” tutupnya.
(ind)
Lihat Juga :