Dorong Wisata dan Ekoomi Kreatif dengan Dukungan Teknologi

Minggu, 22 Agustus 2021 - 21:54 WIB
loading...
Dorong Wisata dan Ekoomi...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kementerian Parekraf) terus mendorong para wisatawan untuk hadir ke destinasi wisata yang ada di Tanah Air. Memanfaatkan momentum perhelatan PON XX Tahun 2021, berbagai potensi wisata, budaya, dan industri kreatif terus digenjot. Salah satu upayanya adalah launching aplikasi Papua Tourism dan Gerai Honai Papua. Kedua program tersebut merupakan wujud dari hasil identifikasi dan inventarisasi potensi budaya dan obyek wisata yang berada di 4 kluster PON XX Papua, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke, termasuk 2 wilayah buffer, yaitu Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Jayawijaya.

(Baca Jga : Memulihkan Pariwisata dengan Tinggal di Rumah Saja dan Susun Rencana Liburan bersama Mister Aladin )

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rizky Handayani mengatakan, aplikasi ini memberi kesempatan kepada masyarakat Papua untuk mengenalkan lebih jauh potensi budaya, alam, dan ekonomi kreatif dari Papua.

Rizky memaparkan, kedua aplikasi ini merupakan bagian dari program besar secara nasional untuk mendukung kesuksesan budaya dan ekonomi pelaksanaan PON XX Papua. Kedua aplikasi ini juga menjadi bentuk nyata gerakan nasional bangga buatan Indonesia dengan membantu promosi dan memasarkan produk UMKM lokal Papua di ranah digital demi menjangkau target market yang lebih luas. “Jangan melihat Papua sebagai tujuan akhir, tapi PON XX digunakan sebagai momen berharga bagi ekonomi kreatif untuk memperkenalkan produk-produk dari Papua,” katanya.

(Baca Juga : Kemnaker Bakal Kembangkan Kejuruan Pariwisata di Solok, Sumatera Barat )

Menurut Ketua Harian PB PON Papua XX, Yunus Wonda, aplikasi ini berisi konten-konten objek wisata di Papua dan juga kanal produk UMKM lokal Papua yang dapat diakses oleh semua orang. Tujuan dari launching aplikasi Papua Tourism adalah untuk mengenalkan dan mempromosikan seluruh objek wisata yang ada di 4 cluster PON XX Papua, baik itu wisata alam, wisata budaya maupun wisata sejarah dan sebagai e-commerce penjualan produk budaya secara online.

Adapun tujuan program Gerai Honai Papua adalah mengenalkan dan memasarkan semua hasil produk budaya dari 4 kluster PON XX Papua, seperti anyaman (tas/noken), ukiran, lukisan kulit kayu, gerabah dan kuliner lokal secara online. Dia berharap adanya aplikasi wisata tersebut dapat menjangkau semua lapisan masyarakat serta informasi pariwisata Papua lebih mudah diakses. “Semoga dampak positif dari PON nanti dapat dirasakan oleh masyarakat Papua, khususnya sektor wisata dan ekonomi kreatif, melalui mobile aplikasi,” katanya.

(Baca Juga : Industri Pariwisata Hampir Kolaps, Pemprov Jabar Ambil Langkah dan Strategi Ini )

Melalui aplikasi Papua Tourism, Gerai Honai Papua serta media sosial Papua Tourism ini, semua produk budaya yang dibuat oleh masyarakat Papua di 5 wilayah adat/budaya yang tersebar dalam 4 zona ekologi di Papua dapat memanfaatkannya untuk menjual hasil karya mereka sehingga dapat menjadi sumber penghasilan dan meningkatkan ekonominya selama pelaksanaan PON.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelatihan Gig Economy...
Pelatihan Gig Economy dan AI Challenge Diluncurkan, Kementerian Ekraf Harap Buka Lapangan Kerja untuk Gen Z
Pasar Wisata Petualangan...
Pasar Wisata Petualangan Tumbuh, DXI 2025 Targetkan Transaksi Rp9,6 Miliar
Kemenparekraf: Literasi...
Kemenparekraf: Literasi Keuangan dan Bisnis DPUP 2024 Cegah dari Pinjol Ilegal dan Judol
Usaha Parekraf di 24...
Usaha Parekraf di 24 Desa Wisata Dapat Dukungan Pengembangan dari Kemenparekraf
Kemenparekraf-KitaBisa...
Kemenparekraf-KitaBisa Kembangkan Pembiayaan Tanpa Bunga di Pujon Kidul
Menparekraf Apresiasi...
Menparekraf Apresiasi HNI Bantu Tingkatkan Konsumsi Produk Kreatif Halal
Kemenpar: Program Mudik...
Kemenpar: Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Berdampak Positif bagi Pariwisata
Cetak Inovator Digital...
Cetak Inovator Digital Muda Indonesia, Timedoor Academy Gelar Young Coders World Cup 2025
MaiA Resmi Diluncurkan...
MaiA Resmi Diluncurkan Kemenpar: Era Baru Pariwisata Cerdas di Indonesia Dimulai
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved