Kereta Cepat Berlanjut, Erick: Lapangan Kerja Bakal Bertambah

Jum'at, 29 Mei 2020 - 21:18 WIB
loading...
Kereta Cepat Berlanjut,...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan bahwa proyek kereta cepat akan kembali dilanjutkan, bahkan diperpanjang dari Jakarta hingga Surabaya. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan perpanjangan kereta cepat ini akan menyerap banyak lapangan kerja.

"Sebelumnya, proyek kereta cepat dari Jakarta-Bandung. Presiden malah ingin disambungkan Jakarta, Bandung hingga Surabaya. Supaya lebih visible. Dan ini pasti menyerap tenaga kerja luar biasa," kata Erick Thohir di Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Meski diperpanjang, Erick menegaskan untuk deadline kereta cepat Jakarta-Bandung tetap sesuai target, yaitu bulan September 2022. Karena itu, Erick akan terus mempercepat proyek stretegis nasional (PSN) dalam memajukan pembangunan dan ekonomi Indonesia.

"Ini juga membuat kita harus optimis bahwa negara kita dalam kondisi yang terus memikirkan pembukaan lapangan kerja. Karena proyek strategis nasional ini akan menyerap banyak lapangan kerja," katanya.

Baca: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Berlanjut hingga Surabaya

Perpanjangan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung-Surabaya diputuskan dalam rapat arahan yang dilakukan Presiden Joko Widodo bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dalam arahan tersebut, Airlangga mengatakan kereta cepat dilanjutkan bahkan diperpanjang dari Jakarta-Bandung, Bandung-Surabaya. "Proyek ini akan ditindaklanjuti Menteri BUMN," kata Airlangga, Jumat (29/5/2020).

Perpanjangan proyek ini agar lebih ekonomis. Dengan demikian rencana proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya batal. Karena sudah diintegrasikan dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Proyek kereta cepat ini akan dilakukan oleh konsorsium.

"Menteri BUMN akan mengkajinya, baik itu mengenai anggota konsorsium, juga mengenai rutenya dan total proyeknya," katanya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
PNM Buka Lapangan Kerja...
PNM Buka Lapangan Kerja bagi Puluhan Ribu Lulusan SMA-SMK dari Keluarga Prasejahtera
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Rekomendasi
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Hingga Juli 2024 14...
Hingga Juli 2024 14 Bank Bangkrut, OJK Sebut Bakal Berlanjut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved