Dana Setting Plan Karyawan PT PAL Disebut Kena Sita Buntut Kasus Jiwasraya, Begini Faktanya

Senin, 23 Agustus 2021 - 22:58 WIB
loading...
Dana Setting Plan Karyawan PT PAL Disebut Kena Sita Buntut Kasus Jiwasraya, Begini Faktanya
PT PAL Indonesia (Persero) membantah dana setting plan karyawan milik perseroan yang ikut disita Kejaksaan Agung (Kejagung) sebesar Rp220 miliar buntut kasus Jiwasraya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT PAL Indonesia (Persero) membantah dana setting plan karyawan milik perseroan yang ikut disita Kejaksaan Agung ( Kejagung ) sebesar Rp220 miliar. Pernyataan tersebut menyusul adanya penyitaan aset milik PT Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) yang dilakukan Kejagung.

"Karena pada faktanya, kerjasama antara PAL Indonesia dengan Jiwasraya terkait asuransi Purna Jabatan, nilainya tidak sebesar angka yang telah disebutkan (Rp220 miliar)," ujar Kadep Hubungan Masyarakat PAL Indonesia, Utario Esna Putra saat dikonfirmasi, Senin (23/8/2021).

Baca Juga: Mengulik Jejak PT PAL Membangun Kapal Selam Sejak 2013

Manajemen menegaskan, saat ini tidak ada dana setting plan karyawan sebesar Rp220 Miliar milik PAL Indonesia di Jiwasraya. Bahkan, penyitaan aset Jiwasraya tidak berpengaruh pada nilai tanggungan perseroan.

"Ini dikarenakan PAL Indonesia telah mengikuti proses restrukturisasi dana pending Asuransi Purna Jabatan yang dialihkan ke IFG Life," katanya.

Sebelumnya polemik kasus korupsi dan sita aset Jiwasraya-Asabri menarik nama PAL Indonesia. Sebab penyitaan aset tersebut, diduga juga menahan dana milik perseroan.

Baca Juga: Duh! Keuangan Terganggu, PT PAL Tunda Pembayaran Tunjangan Karyawan

Dalam sejumlah berita media online dikabarkan adanya dana setting plan karyawan milik PAL Indonesia yang ikut disita oleh Kejagung. Meski statusnya bukan kepemilikan tersangka kasus korupsi Jiwasraya-Asabri.

Pernyataan itu disampaikan Haris Azhar pada sebuah kesempatan yang kemudian dikutip awak media. Artikel tersebut menjadi persoalan dengan adanya pengutipan pernyataan yang mengatakan bahwa kepemilikan dana yang cukup besar tersebut adalah milik PAL Indonesia.
(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1868 seconds (11.252#12.26)