Gembleng Alutsista, Sri Mulyani Suntik Modal PT PAL Rp1,3 Triliun
Senin, 23 Agustus 2021 - 23:07 WIB
loading...
A
A
A
Kapal KCR 60 Meter batch 3 memiliki panjang 60 meter, lebar 8,10 meter. Kapal tersebut mampu mengakomodasi kru sebanyak 55 orang. Kapal tersebut memiliki berat 500 ton dan dapat melaju dengan kecepatan maksimal 28 knot pada kondisi full load serta endurance 5 hari.
Bahkan, memiliki jarak jelajah 2400 Nm pada kecepatan 20 knot. Fungsi utama kapal KCR adalah pengamanan wilayah maritim dan dinilai relevan dengan karakteristik geografi Indonesia. Sebelumnya perseroan telah membangun 3 unit platform KCR 60 Meter yang merupakan bagian dari proyek pembangunan batch 1 yaitu KRI Sampari-628, KRI Tombak-629, dan KRI Halasan-630.
Baca Juga: Taliban Kerahkan Ratusan Orang Rebut Daerah ‘Merdeka’ Terakhir di Afghanistan
Pada batch 2 dibangun platform KRI Kerambit-627 yang kemudian diikuti dengan proyek Fitted For But Not With (FFBNW) sistem sensor dan senjata KRI Kerambit-627. Terdapat dua tipe pembangunan kapal perang, yaitu platform saja atau secara lengkap platform dengan sistem sensor dan senjata.
Untuk kapal perang yang dibangun hanya platform-nya saja, maka di kemudian hari setelah selesainya pembangunan platform akan diikuti dengan program instalasi sistem sensor dan senjata sesuai dengan kebutuhan. Proses tersebut dikenal dengan istilah FFBNW.
Bahkan, memiliki jarak jelajah 2400 Nm pada kecepatan 20 knot. Fungsi utama kapal KCR adalah pengamanan wilayah maritim dan dinilai relevan dengan karakteristik geografi Indonesia. Sebelumnya perseroan telah membangun 3 unit platform KCR 60 Meter yang merupakan bagian dari proyek pembangunan batch 1 yaitu KRI Sampari-628, KRI Tombak-629, dan KRI Halasan-630.
Baca Juga: Taliban Kerahkan Ratusan Orang Rebut Daerah ‘Merdeka’ Terakhir di Afghanistan
Pada batch 2 dibangun platform KRI Kerambit-627 yang kemudian diikuti dengan proyek Fitted For But Not With (FFBNW) sistem sensor dan senjata KRI Kerambit-627. Terdapat dua tipe pembangunan kapal perang, yaitu platform saja atau secara lengkap platform dengan sistem sensor dan senjata.
Untuk kapal perang yang dibangun hanya platform-nya saja, maka di kemudian hari setelah selesainya pembangunan platform akan diikuti dengan program instalasi sistem sensor dan senjata sesuai dengan kebutuhan. Proses tersebut dikenal dengan istilah FFBNW.
(nng)
Lihat Juga :