Banyak Ancaman Menanti, Sri Mulyani: Generasi Muda Harus Bisa Urus Negara
Rabu, 25 Agustus 2021 - 15:48 WIB
loading...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menekankan, generasi muda harus memahami bagaimana mengurus negara di tengah banyak tantangan yang menanti. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menekankan, generasi muda harus memahami bagaimana mengurus negara di tengah banyak tantangan yang menanti. Tidak hanya pandemi Covid-19 yang tentu mempengaruhi banyak aspek dalam kehidupan. Tapi juga bakal menghadapi tantangan globalisasi teknologi digital dan juga bahkan ancaman perubahan iklim.
"Generasi muda harus memahami banyak hal, termasuk bagaimana mengurus negara ini. Bagaimana kita bisa mampu bersama menjaga kepentingan bangsa dan negara, kita membangun karakternya, membangun skill dan kemampuannya membangun pendidikan dan kemampuan mereka untuk terus menjadi generasi yang sehat produktif," kata Menkeu Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (25/8/2021).
Baca Juga: Utang Tembus Rp6.000 Triliun, Sri Mulyani Yakin RI Bisa Bayar
Oleh karena itu dalam kesempatan ini, mantan Direktur Bank Dunia itu ingin mengajak dalam program inklusi kesadaran pajak sebagai salah satu program bagi generasi muda untuk ikut serta memahami dan menjaga negaranya sendiri melalui kesadaran pajak.
"Ini ditujukan untuk mewujudkan cita-cita kita generasi emas Indonesia yang cerdas dan sadar pajak. Cita-cita itu tidak akan mungkin tercapai begitu saja sebuah cita-cita membutuhkan suatu upaya cita-cita juga membutuhkan sumber daya cita-cita membutuhkan pengorbanan," katanya.
"Generasi muda harus memahami banyak hal, termasuk bagaimana mengurus negara ini. Bagaimana kita bisa mampu bersama menjaga kepentingan bangsa dan negara, kita membangun karakternya, membangun skill dan kemampuannya membangun pendidikan dan kemampuan mereka untuk terus menjadi generasi yang sehat produktif," kata Menkeu Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (25/8/2021).
Baca Juga: Utang Tembus Rp6.000 Triliun, Sri Mulyani Yakin RI Bisa Bayar
Oleh karena itu dalam kesempatan ini, mantan Direktur Bank Dunia itu ingin mengajak dalam program inklusi kesadaran pajak sebagai salah satu program bagi generasi muda untuk ikut serta memahami dan menjaga negaranya sendiri melalui kesadaran pajak.
"Ini ditujukan untuk mewujudkan cita-cita kita generasi emas Indonesia yang cerdas dan sadar pajak. Cita-cita itu tidak akan mungkin tercapai begitu saja sebuah cita-cita membutuhkan suatu upaya cita-cita juga membutuhkan sumber daya cita-cita membutuhkan pengorbanan," katanya.
Lihat Juga :