4 Arahan Jokowi Antisipasi Pemenuhan Kebutuhan Pokok Saat Pandemi Covid-19
Selasa, 21 April 2020 - 14:38 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, Presiden ingatkan harus betul-betul menjaga agar harga bahan-bahan pokok ini terjangkau oleh rakyat. ”Jangan sampai ada terjadi kenaikan. Ini yang masih naik; beras, mulai naik sedikit. Harga gula tidak bergerak sama sekali, justru naik menjadi Rp19.000. Bawang putih, bawang bombai juga belum turun. Saya enggak tahu ini dari Kementerian Perdagangan apakah sudah melihat lapangannya bahwa ini belum bergerak,” lanjut Presiden.
Pada kesempatan itu, Presiden sampaikan juga melihat di lapangan bahwa harga gabah keringnya turun 5%, tetapi harga berasnya naik 0,4%. ”Ini ada apa? Tolong dilihat betul lapangannya. Lapangannya dicek betul. Ini pasti ada masalah. Kalau harga gabah kering giling turun mestinnya harga berasnya juga ikut turun. Ini petaninya tidak dapat untung, harga berasnya naik, masyarakat dirugikan ini yang untung siapa. Cari!” tegas Presiden.
Menurut Presiden, pada Minggu kedua April Ia melihat yang masih naik harga yakni daging sapi, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan gula, sedangkan harga yang turun; daging ayam.
Keempat, situasi Covid-19 ini marilah dijadikan momentum mereformasi kebijakan sektor pangan. ”Sekali lagi, ambil ini sebagai momentum untuk melakukan reformasi besar-besaran dalam kebijakan sektor pangan di negara kita. Jangan kehilangan momentum kita,” pungkas Presiden di akhir pengantar.
Pada kesempatan itu, Presiden sampaikan juga melihat di lapangan bahwa harga gabah keringnya turun 5%, tetapi harga berasnya naik 0,4%. ”Ini ada apa? Tolong dilihat betul lapangannya. Lapangannya dicek betul. Ini pasti ada masalah. Kalau harga gabah kering giling turun mestinnya harga berasnya juga ikut turun. Ini petaninya tidak dapat untung, harga berasnya naik, masyarakat dirugikan ini yang untung siapa. Cari!” tegas Presiden.
Menurut Presiden, pada Minggu kedua April Ia melihat yang masih naik harga yakni daging sapi, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan gula, sedangkan harga yang turun; daging ayam.
Keempat, situasi Covid-19 ini marilah dijadikan momentum mereformasi kebijakan sektor pangan. ”Sekali lagi, ambil ini sebagai momentum untuk melakukan reformasi besar-besaran dalam kebijakan sektor pangan di negara kita. Jangan kehilangan momentum kita,” pungkas Presiden di akhir pengantar.
(akr)
Lihat Juga :